Solopos Hari Ini: Berharap Jokowi & Prabowo Bertemu

Harian Umum Solopos edisi Senin (20/5 - 2019).
20 Mei 2019 11:10 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Ketua MPR Zulkifli Hasan berharap dua calon presiden (capres), Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto, bertemu jelang pengumuman hasil Pemilu 2019 pada Rabu (22/5/2019). Pertemuan itu diharapkan bisa menurunkan tensi politik yang masih memanas.

"Oleh karena itu saya berharap Pak Prabowo dan Pak Jokowi cepat bertemu berbincang-bincang agar Indonesia lebih maju dari sekarang," kata Zulkifli di Jakarta, Minggu (19/5/2019).

Kabar mengenai harapan ketua MPR agar Jokowi dan Prabowo bertemu itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini Senin (20/5/2019). Berita tersebut bisa disimak secara lengkap di E-Paper Solopos.

Selain itu, Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar terbaru dan menarik lainnya. Lalu Muhammad Zohri berhasil mengantongi tiket ke Olimpiade.

Zohri Kantongi Tiket Olimpiade

Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, 18, menjadi pahlawan Indonesia di ajang kompetisi lari nomor 100 meter putra di Golden Grand Prix Osaka 2019, Jepang, Minggu (19/5/2019).

Ia membuktikan Indonesia bisa bersaing di pentas dunia, khususnya di cabang olahraga (cabor) atletik. Pemuda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut sukses masuk putaran final dan berhasil menduduki ranking ketiga.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada perkembangan terbaru dari permintaan subsidi terhadap pengelolaan BST. Ada pula kabar dari perayaan Waisak.

Kemenhub "Beli" Layanan BST

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bakal mengakomodasikan keinginan PT Bengawan Solo Trans (BST) selaku operator Batik Solo Trans untuk mendapatkan subsidi.

Nilai subsidi yang akan diberikan masih terus dimatangkan. Konsultan Kemenhub, Djoko Setijowarno, mengatakan skema yang digunakan untuk subsidi tersebut bernama buy the service.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Berbahagia dan Mencintai Indonesia

Dari balik panggung utama berlatar belakang Candi Sewu, muncul seorang penari yang seolah memiliki dua muka. Di satu sisi, penari itu menggunakan topeng dengan kostum ala Sunda. Di sisi lain, penari itu mengenakan topeng dengan kostum ala penari Jepang.

Di saat pembawa acara menyebutkan nama sang penari yaitu Didik Nini Thowok, sejumlah umat Buddha yang hadir dalam acara peringatan Detik-Detik Waisak 2019 di pelataran Candi Sewu, Prambanan, Klaten, Sabtu (18/5/2019) malam itu langsung mengerubungi panggung utama untuk memotret aksi maestro tari Indonesia itu dengan kamera di ponsel.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.