Solopos Hari Ini: Selisih Suara Jokowi-Prabowo 16 Juta

Harian Umum Solopos edisi Selasa (21/5 - 2019).
21 Mei 2019 10:30 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — KPU merampungkan rekapitulasi suara Pilpres 2019 untuk 34 provinsi dan luar negeri, Senin (20/5/2019) malam. Selisih suara capres cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencapai 16,93 juta suara.

Selisih suara Jokowi dengan Prabowo pada Pilpres 2019 ini sekitar dua kali lipat bila dibandingkan dengan selisih suara mereka dalam Pilpres 2014 lalu yaitu 8,42 juta suara.

Berdasarkan data yang dihimpun Espos, capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf meraup 85.607.362 suara atau 55,49%. Sedangkan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi mendapat 68.670.239 suara atau 44,51%.

Kabar terbaru mengenai rekapitulasi suara Pilpres 2019 itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Selasa (21/5/2019). Berita tersebut bisa dibaca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga terdapat kabar kecelakaan kereta api di Solo. KA Jayakarta menabrak satu mobil dan empat sepeda motor di perlintasa Purwosari.

Palang Terbuka, KA Hantam 5 Kendaraan

Kereta Api (KA) Jayakarta jurusan Surabaya-Jakarta menabrak satu mobil dan empat sepeda motor di perlintasan KA Purwosari, Laweyan, Solo, Senin (20/5/2019). Diduga palang kereta sempat terbuka saat kereta itu melintas.

Dua penumpang mobil dan empat pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah Toyota Yaris warna putih berpelat nomor B 1992 EKZ yang disopiri Bagus Herman Priyambodo, warga Cipedak, Jakarta Selatan; sepeda motor Honda Beat AD 3905 PU yang dikendarai Aji Kurniawan; Honda Beat AD 4690 WH yang dikemudikan Mareta Intan Mariyana Putri, warga Jebres; Honda Beat AD 2699 LU yang dikendarai Veronika Beta Kurniawati, warga Serengan; dan Suzuki Shogun AD 3147 TS yang dikendarai Herdianto.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, kabar subsidi BST masih menjadi sorotan utama. Ada juga kisah inspiratif yang ditorehkan napi di LP Kelas IIA Sragen.

Subsidi BST Harus Diiringi Kebijakan

Seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang sebelumnya menggunakan angkutan pribadi beralih ke angkutan massal khususnya BST. Peraturan yang membuat masyarakat beralih ke angkutan massal harus segera diwujudkan.

Hal ini perlu dilakukan menanggapi rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan subsidi dengan skema buy the service kepada PT Batik Solo Trans (BST) yang diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan pengelola, pekerja, maupun pengguna.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Karya Indah dari Balik Dinding Bui

Tiga unit miniatur skuter Vespa terpajang di etalase mini di depan ruang pelatihan kemandirian Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Sragen, Senin (20/5/2019). Seorang petugas LP yang hendak memperlihatkannya kepada Espos memanggil seorang warga binaan.

"Tolong panggilkan si Rofiq, ya!" pintanya. Beberapa menit kemudian datang seorang laki-laki berjenggot dan berambut tebal. Ia mengenakan kaus warna cokelat dan celana pendek di bawah lutut.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.