Ini 69 Desa Yang Akan Gelar Pilkades Sistem E-Voting di Boyolali

ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos/Whisnu Paksa)
23 Mei 2019 08:00 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Pemkab Boyolali menetapkan ada 69 desa di 22 kecamatan yang akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) dengan sistem e-voting (pemungutan suara secara digital/elektronik) pada 29 Juni mendatang.

Jumlah ini jauh lebih banyak ketimbang rencana awal yang hanya digelar di dua desa di masing-masing kecamatan, kecuali Kecamatan Mojosongo yang akan diikuti sembilan desa.

Data yang dihimpun Solopos.com dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Rabu (22/5/2019), 69 desa tersebut meliputi dua desa di Selo, dua desa di Ampel, tiga desa di Cepogo, tiga desa di Musuk, dua desa di Boyolali Kota, dan sembilan desa di Mojosongo.

Selanjutnya dua desa di Teras, tiga desa di Sawit, dua desa di Banyudono, tiga desa di Sambi, dua desa di Ngemplak, dua desa di Nogosari, dua desa di Simo, 12 desa di Karanggede, tiga desa di Klego, dua desa di Andong, dua desa di Kemusu, dua desa di Wonosegoro, tiga desa di Juwangi, dua desa di Gladagsari, empat desa di Tamansari, dan dua desa di Wonosamodro.

Mojosongo bukan lagi kecamatan dengan jumlah desa penyelenggara e-voting terbanyak dengan sembilan desa, melainkan Karanggede dengan 12 desa. Kepala Dispermasdes Boyolali, Purwanto, menyebutkan sedianya tiap-tiap kecamatan memang mewakilkan dua desa untuk pelaksanaan e-voting Pilkades, kecuali Mojosongo dengan sembilan kecamatan.

Namun demikian, penambahan jumlah desa dengan sistem e-voting dimungkinkan jika sarana prasarana dan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) bisa terpenuhi di tiap-tiap desa.

“Jadi totalnya akan ada hampir 70 desa yang akan melakukan e-voting pilkades,” ungkap Purwanto ketika ditemui Solopos.com di kantornya, Rabu.

Penambahan jumlah desa tersebut juga telah melalui prosedur persetujuan mulai tingkat desa dan rekomendasi di tingkat kecamatan. Nantinya tiap-tiap desa penyelenggara e-voting akan menyediakan perangkat komputer dengan rasio satu komputer untuk 700 pemilih.

Jika di suatu desa jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) ada 4.000 orang, dibutuhkan perangkat komputer minimal enam unit. Komputer-komputer tersebut disediakan oleh pemerintah desa dan menjadi aset milik desa setelah pilkades usai.

“Tiap desa biasanya menyediakan komputer, nanti yang tidak e-voting bisa meminjamkan komputernya ke desa lain. Jika masih kurang nanti bisa berkoordinasi dengan Pemkab,” imbuh Purwanto.

Purwanto mengatakan dengan bertambahnya jumlah desa penyelenggara e-voting ini, Dispermasdes masih menyusun ulang anggota tim teknis yang akan ditugaskan di tiap-tiap desa.

Tim teknis beranggotakan lima orang bertugas menangani saat sistem eror. “Jadi nanti tidak perlu khawatir jika ada komputer tiba-tiba mati atau ada masalah, tim ini dibentuk dengan SDM dari jajaran Pemkab Boyolali dan pemerintah kecamatan,” kata dia.

Ketua Panitia Pilkades Desa Kalinanas, Kecamatan Wonosamodro, Suwoto, mengatakan telah siap dengan perangkat komputer yang telah dianggarkan sejak 2018 lalu. Dia mengatakan pilkades sistem e-voting bisa menjadi media pembelajaran bagi masyarakatnya di desa.

“Kami menunggu sosialisasi secepatnya saja,” kata Suwoto.

Daftar desa penyelenggara pilkades sistem e-voting:
1. Desa Tlogolele, Kecamatan Selo
2. Desa Klakah, Kecamatan Selo
3. Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel
4. Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel
5. Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo
6. Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo
7. Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo
8. Desa Sukorejo, Kecamatan Musuk
9. Desa Kembangsari, Kecamatan Musuk
10. Desa Sukorame, Kecamatan Musuk
11. Desa Mudal, Kecamatan Boyolali
12. Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali
13. Desa Madu, Kecamatan Mojosongo
14. Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo
15. Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo
16. Desa Karangnongko, Kecamatan Mojosongo
17. Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo
18. Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo
19. Desa Brajan, Kecamatan Mojosongo
20. Desa Metuk, Kecamatan Mojosongo
21. Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo
22. Desa Sudimoro, Kecamatan Teras
23. Desa Bangsalan, Kecamatan Teras
24. Desa Tlawong, Kecamatan Sawit
25. Desa Cepokosawit, Kecamatan Sawit
26. Desa Bendosari, Kecamatan Sawit
27. Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono
28. Desa Trayu, Kecamatan Banyudono
29. Desa Tempursari, Kecamatan Sambi
30. Desa Catur, Kecamatan Sambi
31. Desa Tawengan, Kecamatan Sambi
32. Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak
33. Desa Manggung, Kecamatan Ngemplak
34. Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari
35. Desa Keyongan, Kecamatan Nogosari
36. Desa Talakbroto, Kecamatan Simo
37. Desa Sumber, Kecamatan Simo
38. Desa Sempulur, Kecamatan Karanggede
39. Desa Klumpit, Kecamatan Karanggede
40. Desa Bantengan, Kecamatan Karanggede
41. Desa Tegalsari, Kecamatan Karanggede
42. Desa Sranten, Kecamatan Karanggede
43. Desa Grogolan, Kecamatan Karanggede
44. Desa Mojosari, Kecamatan Karanggede
45. Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede
46. Desa Karangkepoh, Kecamatan Karanggede
47. Desa Sendang, Kecamatan Karanggede
48. Desa Klari, Kecamatan Karanggede
49. Desa Bangkok, Kecamatan Karanggede
50. Desa Tanjung, Kecamatan Klego
51. Desa Jaten, Kecamatan Klego
52. Desa Blumbangm, Kecamatan Klego
53. Desa Pranggong, Kecamatan Andong
54. Desa Kunti, Kecamatan Andong
55. Desa Watugede, Kecamatan Kemusu
56. Desa Sarimulyo, Kecamatan Kemusu
57. Desa Gosono, Kecamatan Wonosegoro
58. Desa Lemahireng, Kecamatan Wonosegoro
59. Desa Jerukan, Kecamatan Juwangi
60. Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi
61. Desa Juwangi, Kecamatan Juwangi
62. Desa Gladagsari, Kecamatan Gladagsari
63. Desa Ngargoloko, Kecamatan Gladagsari
64. Desa Lampar, Kecamatan Tamansari
65. Desa Karanganyar, Kecamatan Tamansari
66. Desa Sumur, Kecamatan Tamansari
67. Desa Sangup, Kecamatan Tamansari
68. Desa Kedungpilang, Kecamatan Wonosamodro
69. Desa Kalinanas, Kecamatan Wonosamodro