Aksi Vandalisme 4 Pemuda di Flyover Manahan Solo Terekam Kamera Pengawas Dishub

Tulisan vandalisme di tembok pembatas flyover Manahan Solo hasil ulah vandalisme, Jumat (24/5/2019) dini hari. (Solopos - Nicolous Irawan)
24 Mei 2019 15:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kamera Pengawas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo merekam aksi vandalisme empat orang pemuda di flyover Manahan, Jumat (24/5/2019) dini hari. Ini merupakan aksi kedua setelah awal tahun lalu juga terjadi aksi serupa di flyover tersebut.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di flyover Manahan, Jumat siang vandalisme berupa tulisan Remaja Sans berada di tembok bagian atas pertemuan arus flyover. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Solo, Ari Wibowo, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Jumat, mengatakan kamera pengawas di flyover merekam dengan jelas aksi vandalisme itu.

“Aksi itu dilakukan sekitar pukul Jumat [24/5/2019] pukul 01.30 WIB oleh empat orang pemuda yang menggunakan dua sepeda motor,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Hari Prihatno, prihatin dengan aksi itu. Sering kali ia mendapat laporan pada tengah malam kawasan flyover digunakan berkumpul pemuda. Padahal hal itu dilarang.

“Kami akan menindaklanjuti kasus ini. Bukti akan kami serahkan ke polisi dan Satpol PP agar diproses seuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Solo, Agus Sis Wuryanto, menegaskan vandalisme merupakan tindakan melanggar Peraturan Daerah (Perda) maupun tindak pidana.

“Kalau terlihat di kamera pengawas tinggal menangkap saja supaya jera. Kami akan menyelidiki sampai dapat pelakunya,” ujar Agus Sis.

Menurutnya, ancaman hukuman untuk pelaku vandalisme yakni kurungan hingga enam bulan dan denda Rp50 juta. Ia mengaku telah melakukan sosialisasi mengenai vandalisme di sekolah-sekolah Kota Solo.

Ia memprakirakan pelaku bukan merupakan warga Kota Solo seperti pada kasus-kasus vandalisme yang pernah terungkap sebelumnya yang kebanyakan dilakukan warga luar Solo.