Pemkot Solo Buka 160 Lowongan TKPK Bidang Kesehatan, Minat?

Ilustrasi Lowongan Kerja (Solopos - Whisnupaksa)
25 Mei 2019 09:00 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membuka 160 lowongan pekerjaan dengan status tenaga kerja dengan perjanjian kontrak (TKPK) yang antara lain akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno, Semanggi. 

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Setyowati, mengatakan pengumuman perekrutan 160 TKPK itu telah disampaikan kepada masyarakat sejak Senin (20/5/2019).

“Sebanyak 160 lowongan itu enggak semuanya ditempatkan di RSUD Bung Karno, beberapa ada yang akan ditugaskan di puskesmas,” kata dia kepada wartawan, Jumat (24/5/2019). 

Perincian lowongan tenaga medis yang dibutuhkan meliputi 10 dokter umum, 49 perawat, 14 asisten apoteker, 7 nutrisionis, 3 bidan, 11 perekam medis, 4 penata anaestasi, 4 radiografer, dan 8 pranata laboratorium kesehatan.

Selain itu, masing-masing satu lowongan untuk dokter gigi, dokter spesialis bedah, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anaestesiologi, dokter spesialis radiologi, dokter spesialis patologi klinik, dokter spesialis paru-paru, dan dokter gigi spesialis. 

Berikutnya, masing-masing dua formasi untuk dokter spesialis obstetri dan ginekolog, sanitarian, dan perawat gigi. Khusus formasi dokter umum, pemkot mengutamakan kepemilikan sertifikat pelatihan advance cardiac life support (ACLS) dan sertifikat pelatihan advance trauma life support (ATLS). 

Pengiriman berkas lamaran dan persyaratan via pos paling lambat 29 Mei. Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 31 Mei, lalu ujian tertulis dan psikotes 15 Juni dan pengumumannya 28 Juni. 

"Tes kesehatan dan wawancara 2-4 Juli, dan pengumuman hasil 11 Juli,” jelasnya. 

Pelamar yang diterima nantinya ditempatkan di RSUD Ngipang terlebih dahulu untuk magang hingga RSUD Bung Karno beroperasi. Dia berharap seluruh lowongan TKPK tersebut dapat terisi sebagai standar minimal mengurus perizinan. 

Panitia seleksi berasal dari lintas sektoral organisasi perangkat daerah (OPD). “Rekrutmen kali ini diutamakan untuk warga Solo. Jadi kalau tidak ada warga Solo yang melamar di formasi tersebut baru diperbolehkan [untuk warga luar Solo],” kata Setyowati. 

Akhir April lalu, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo melantik dr. Wahyu Indianto sebagai Direktur RSUD Bung Karno Semanggi. Wahyu mengatakan sebagai direktur, tugas utama yang harus segera dilakukan adalah mengurus perizinan, sumber daya manusia (SDM), dan alat kesehatan (alkes). 

Seluruhnya ditarget rampung Juli, agar 17 Agustus dapat beroperasi. Dengan tenggat waktu yang relatif singkat, dia berharap dapat terkejar lantaran komponen-komponen tersebut telah disiapkan sebelumnya.