Solopos Hari Ini: MK Tak Terpengaruh Tekanan

Solopos Sabtu 25 Mei 2019
25 Mei 2019 09:40 WIB Septina Arifiani Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Mahkamah Konstitusi (MK) memastikan akan bersikap independen dan tidak akan terpengaruh dengan tekanan dari pihak mana pun dalam memutus sengketa hasil Pilpres 2019.

Pernyataan itu disampaikan Ketua MK Anwar Usman di Gedung MK, Jakarta, Jumat (24/5). Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo SubiantoSandiaga Uno resmi mengajukan sengketa hasil Pilpres 2019 yang ditetapkan KPU ke MK, Jumat malam.

Berita pernyataan MK terkait sengketa hasil Pilpres 2019 menjadi headline di Harian Umum Solopos, Sabtu (25/5/2019). Berikut beberapa berita lainnya yang menjadi sorotan utama:

DUGAAN MAKAR: Amien Rais Diperiksa 10 Jam

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais diperiksa 10 jam lebih sebagai saksi kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana.

Amien yang datang ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Jumat (24/5) pukul 10.30 WIB keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 20.42 WIB. Pemeriksaan Amien sebagai saksi dalam kasus dugaan makar ini karena dia menyerukan people power.

PERUSAHAAN BUS: Harapan Panen Penumpang Dibayangi One Way

Penumpang bus saat mudik Lebaran 2019 diprediksi naik 20%. Namun, perusahaan bus mengkhwatirkan kebijakan one way atau satu arah di tol Trans-Jawa.


Baca selengkapnya : Epaper Solopos

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membuka lowongan calon pegawai non aparatur sipil negara (ASN) untuk ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno, Semanggi.

Lowongan akan dibuka untuk tenaga kerja dengan perjanjian kerja (TKPK) melalui pembiayaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Berita lowongan Pemkot Solo menjadi headline di halaman Soloraya Solopos edisi Sabtu (25/5/2019). Berikut beberapa berita lainnya:

JALAN TOL: Pengguna Diprediksi Naik 300 Persen

Selama momentum Lebaran, jumlah kendaraan yang masuk melalu jalur jalan tol Solo-Ngawi diprediksi meningkat hingga 300% dari hari-hari biasa. Puncak peningkatan kendaraan diprediksi
terjadi pada 31 Mei hingga 1 Juni 2019.

Baca selengkapnya : Epaper Solopos