Kepolisian Menilai Jalan di Klaten Layak Dilintasi Pemudik

Pekerja mengoperasikan alat pengeruk aspal di ruas jalan raya Solo-Jogja, Jogonalan, Klaten, Kamis (23/5 - 2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
25 Mei 2019 19:00 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Seluruh ruas jalan di Kabupaten Klaten, dipastikan aman dilintasi saat arus mudik hingga balik Lebaran 2019. Sejumlah ruas jalan yang rusak dan berlubang kini diperbaiki.

Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, melalui Kasatlantas Polres Klaten, AKP Bobby Anugrah Rachman, mengatakan berdasarkan hasil survei Satlantas, ada tiga lokasi di ruas jalan nasional yakni jalan raya Solo-Jogja dan sebaliknya yang saat ini ada proyek perbaikan jalan.

Ketiga lokasi itu yakni ruas jalan raya Solo-Jogja dan sebaliknya sepanjang 500 meter di batas Kota Klaten hingga Prambanan. Proyek perbaikan ditargetkan rampung Jumat (24/5/2019).

Ruas jalan lainnya yakni perbaikan rutin di ruas jalan raya Solo-Jogja, Desa Tangkisan Pos, Kecamatan Jogonalan, Klaten, sepanjang 350 meter. Perbaikan jalan di ruas tersebut ditargetkan rampung pada Sabtu (25/5/2019).

Ruas jalan raya Jogja-Solo dan sebaliknya di depan Gudang Alfamart, Desa Banaran, Kecamatan Delanggu, Klaten, juga masih diperbaiki.

Kasatlantas menjelaskan perbaikan ruas jalan nasional di Jogonalan dan Prambanan dipastikan rampung sebelum dilintasi para pemudik.

“Sementara untuk perbaikan di Delanggu harus berhenti pada Sabtu [25/5/2019]. Meski pengerjaan belum selesai, namun ruas jalan tetap layak dilintasi dan tidak ada lubang,” katanya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (23/5/2019).

Sementara itu, sejumlah jalur alternatif di ruas jalan kabupaten juga relatif aman untuk dilintasi meski masih terdapat kerusakan di beberapa ruas jalan. Jalan kabupaten yang rusak mulai diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten dengan penambalan sementara.

Hal tersebut seperti ruas jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Bayat yang menjadi jalur alternatif Sukoharjo dan Gunungkidul. 

Salah satu kendala perbaikan di ruas jalur kabupaten yakni proyek perbaikan di sejumlah jalur masih dalam proses lelang. “Kami rekomendasikan ditambal dulu untuk menghadapi arus Lebaran. Penambalan itu terutama di jalur Bayat-Cawas-Wedi,” kata dia.

Ditemui sebelumnya, Kabid Bina Marga DPUPR Klaten, Suryanto, mengatakan DPUPR melakukan penanganan darurat di memanfaatkan cadangan material yang dimiliki.

Penanganan darurat dengan penambalan jalan berlubang itu terutama dilakukan di ruas jalan Wedi-Cawas-Bayat. “Kami mengerahkan tim dari DPUPR. Target penanganan darurat selesai pada H-7 Lebaran,” katanya.