Lelang Kelar, Bangunan Pasar Legi Solo Dirobohkan Bulan Depan

Kerja bakti membersihkan sisa kebakaran di Pasar Legi Solo, Minggu (11/11 - 2018). (Solopos/Nicolous Irawan)
28 Mei 2019 06:00 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Bangunan induk Pasar Legi Solo yang terbakar pada 29 Oktober 2018 lalu dipastikan akan dibongkar pada 12 Juni mendatang. Hal itu menyusul telah selesainya proses lelang bekas bangunan pasar tersebut, Rabu (22/5/2019) lalu.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo, mengatakan pembangunan kembali Pasar Legi diperkirakan bakal dimulai Oktober tahun ini.

“Proses lelang [pembongkaran] sudah selesai. Dari penawaran Rp95,1 juta yang diajukan pemkot, ada satu pemenang lelang yang menawar di angka Rp110 juta. Pemenang tersebut rencananya mulai bekerja pada awal Juni,” kata dia kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Subagiyo menyebut pembongkaran dilakukan selama kurang lebih 40 hari. Ada tiga tahap pembongkaran dan diperkirakan pada pertengahan Juli, bangunan Pasar Legi rata tanah.

Setelah itu, baru dilakukan persiapan rencana pembangunan kembali Pasar Legi. Pembongkaran bangunan induk yang terbakar menjadi tanggung jawab Pemkot, sementara pembangunan pasar kewenangan penuh pemerintah pusat, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Ciptakarya.

“Pembangunan Pasar Legi termasuk satu dari sembilan pasar yang anggaran pembangunannya menggunakan dana dari Kementerian PUPR,” jelasnya.

Konsep pembangunan Pasar Legi rencananya terdiri dari tiga lantai, yakni basement, semi-basement, dan lantai satu. Basement digunakan untuk parkir, semi-basement untuk pedagang, dan lantai satu digunakan pedagang oprokan. Konsepnya pasar ramah lingkungan.