Pelayanan SIM Solo Libur 11 Hari

Petugas melayani pembuatan SIM di kantor Satlantas Polresta Surakarta, Selasa (24/4 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
31 Mei 2019 13:00 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Kantor pelayanan, pembuatan, dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polresta Solo libur selama 11 mulai Kamis (30/5/2019) hingga Minggu (9/6/2019).

Pemohon pelayanan perpanjangan SIM yang habis masa berlakunya selama waktu libur akan diberikan waktu khusus untuk mengurus perpanjangan masa berlaku. Liburnya pelayanan disebabkan oleh seluruh anggota kepolisian fokus dalam Operasi Ketupat Candi Lebaran 2019.

Kanit Regident Satlantas Polresta Solo, AKP Rikha Zulkarnaen, mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni, kepada Solopos.com, Jumat (31/5/2019) mengatakan pemohon perpanjangan SIM yang habis masa berlakunya pada saat libur, diberikan waktu pengganti pada Senin (10/6/2019) hingga Selasa (18/6/2019) dengan mekanisme perpanjangan.

“Saat melakukan registrasi nanti akan terbaca oleh sistem dari pusat. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Telah diberikan waktu pengganti yang dapat dimanfaatkan sesuai mekanisme perpanjangan atau tidak membuat baru lagi. Namun, apabila waktu dispensasi yang diberikan tidak segera diregistrasikan maka harus mengurus penerbitan SIM baru sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia menambahkan Satlantas Polresta Solo telah menyosialisasikan ke media sosial yang dimiliki jajaran Polresta Solo terkait pelayanan SIM. Sementara itu, pelayanan pengurusan pajak kendaraan Samsat Kota Solo libur pada Sabtu (1/6/2019) hingga Minggu (9/6/2019). Pajak kendaraan yang jatuh pada masa libur dapat didaftarkan pada Senin (10/6/2019) tanpa dikenakan sanksi administrasi.

Menurutnya, menjelang libur Lebaran jumlah pemohon pelayanan SIM justru terjadi penurunan sebanyak 20 persen dibandingkan hari biasa. Ia memprediksi warga telah sibuk dalam menyambut urusan Lebaran atau telah mengurus pelayanan SIM jauh-jauh hari. Ia memprediksi peningkatan jumlah pemohon justru terjadi setelah Kantor Pelayanan SIM kembali dibuka. Hal itu disebabkan para perantau yang kembali ke Solo. Menurutnya, dalam pelayanan SIM nantinya tidak akan ada pembatasan jumlah pemohon.

Sementara itu, mobil pelayanan SIM Keliling saat ini masih dalam perawatan. Perbaikan fisik dan update sistem menjadi pembenahan yang memerlukan waktu cukup lama. Sejak pertama diluncurkan, satu-satunya mobil pelayanan SIM keliling itu belum pernah diremajakan.