Bus Sindoro Satriamas Terguling di Tol Sragen-Solo

Kondisi bus Sindoro Satriamas tanpa penumpang yang terguling di ruas jalan tol Sragen-Solo di KM 525200 meter, tepatnya di kawasan Purwosuman, Sidoharjo, Sragen, Sabtu (1/6 - 2019). (Istimewa/Satlantas Polres Sragen)
01 Juni 2019 19:30 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Bus Sindoro Satriamas tanpa penumpang terguling di ruas tol Sragen-Solo, tepatnya di kawasan Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Sabtu (1/6/2019). Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu.

Infomasi yang dihimpun Solopos.com, bus yang dikemudikan Triyono, 38, warga Plamongansari, Semarang, dengan kondektur, Sukemi Purwanto, 53, warga Perum Polri Durenan Indah, Mangunharjo, Tembalang, Semarang, tersebut melaju dari arah Sragen menuju Kota Solo sekitar pukul 10.00 WIB. Sesampainya di KM 525+200 meter, tepatnya di daerah Purwosuman, bus itu kehilangan keseimbangan karena sopirnya diduga mengantuk.

Bus berjenis Mercedes Benz Euro ll warna putih keluaran 2012 itu sempat masuk ke lintasan sebelah kanan yang biasa digunakan untuk menyalip kendaraan lain. Bus itu sempat ingin kembali ke jalurnya namun malah terguling hingga menutup sebagian ruas jalan tol.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung terjun ke lokasi. Sesampainya di sana, kami hanya menemukan bus yang terguling. Kami tidak mendapati sopir dan kondekturnya sehingga kami belum bisa meminta keterangan. Yang jelas, tidak ada korban jiwa,” ucap Kanit Laka Satlantas Polres Sragen, Iptu Ari Pujiantoro, kepada Solopos.com, Sabtu.

Tergulingnya bus itu mengakibatkan jalan tol ruas Sragen-Solo tertutup sebagian. Pengguna jalan tol tetap bisa melintas karena masih ada ruang sekitar 4 meter. Tergulingnya bus itu juga mengakibatkan kerugian materi karena saluran drainase sepanjang tiga meter rusak.

“Tergulingnya bus itu tidak mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran karena berlokasi di jalur Sragen-Solo. Yang ramai lalu lintas pemudik itu kan di jalur Solo-Sragen,” ucap Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, saat ditemui wartawan ketika meninjau pos pengamanan (pospam) mudik Lebaran di simpang empat Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen.

Sementara itu, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati memastikan keberadaan pospam mudik Lebaran yang tersebar di Bumi Sukowati siap untuk melayani pemudik yang ingin beristirahat. Bupati Yuni bersama pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sragen saat meninjau pospam di simpang empat Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen pada Sabtu siang.

“Alhamdulillah, kami sudah meninjau pospam di Masaran, di jalan tol KM 519a, Gemolong, Sidoharjo dan pospam pusat kota di sini. Alhamdulillah, kami tidak menemukan kejadian istimewa. Memang ada beberapa yang mengalami gangguan ispa dan pusing, tapi itu dialami relawan internal, bukan pemudik,” ucap Yuni.