Jurug Solo Zoo Tambah Lokasi Swafoto

Ilustrasi Jurug Solo Zoo (Instagram/jurugsolozoo)
03 Juni 2019 08:00 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Jurug Solo Zoo atau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) mulai merampungkan persiapan event Syawalan yang direncanakan berlangsung pada Rabu hingga Minggu (5-9/6/2019). Salah satu persiapan untuk menarik minat pengunjung dengan merilis lokasi swafoto baru.

Direktur TSTJ, Bimo Widodo Wahyu Dasir Santoso, mengatakan persiapan yang dilakukan oleh pihaknya sudah mencapai 90 persen. Beberapa persiapan yang dilakukan adalah dengan melakukan pengecatan kandang dan perbaikan sarana dan prasarana di TSTJ. Selain itu pihaknya juga merilis beberapa lokasi swafoto salah satunya Spot Selfie Kuda Nil.

“Persiapan yang kami lakukan sudah hampir selesai. Selain perbaikan yang harus kami lakukan, kami juga menambah spot selfie. Kuda Nil di tengah pulau danau. Ada juga taman spot selfie. Kami juga merilis wahana permainan dan kolam keceh yang bisa digunakan pada tanggal 5 nanti,” jelasnya kepada Solopos.com, Minggu (2/6/2019).

Selain spot foto kuda nil, TSTJ juga menghiasi jembatan di danau dengan memasang ornamen anyaman. Di panggung pegelaran juga terdapat anyaman berbentuk bola raksasa yang bisa menjadi spot favorit pengunjung untuk melakukan swafoto. Selain itu, terdapat juga hiasan dari kandang burung dan anyaman yang dipasang tepat di depan gerbang masuk TSTJ.

“Kami juga ada taman sebagai spot selfie yang merupakan bantuan CSR dari beberapa pihak. Tujuannya tentu untuk memanjakan kaum milenial yang berkunjung di TSTJ saat event Syawalan nanti yang kami berikan tema Solo Past of Solo Future,” imbuh dia.

Salah satu pengunjung TSTJ, Toni Yulianto, 40, warga Kudus, mengaku terkejut dengan perubahan yang dilakukan TSTJ karena menjadikan tempat konservasi satwa di Solo tersebut menjadi lebih menarik untuk dikunjungi. Menurutnya, dengan adanya perubahan tersebut, warga bisa menjadi lebih betah untuk menghabiskan waktu di TSTJ.

“Saya sangat mengapresiasi. Dulu kan Jurug ini hanya dikenal sebagai tempat melihat hewan. Tapi jujur saya terkejut karena lama tidak ke sini sudah berubah menjadi lebih nyaman. Banyak tempat yang bisa digunakan untuk foto. Menjadikan tempat ini menjadi lebih interesting kalau dibandingkan dulu,” paparnya.