Isak Tangis Iringi Pemakaman Presenter Kondang Amelia Sabary

Suasana rumah duka Amelia Sabary di Kartasura, Sukoharjo. (Solopos/TamaraGeraldine)
04 Juni 2019 13:45 WIB Chelin Indra Sushmita-Tamara Geraldine Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO – Suasana haru menyelimuti rumah duka Citra Ratna Amelia atau lebih dikenal sebagai Amelia Sabary, di kawasan Dukuh Honggobayan RT 001/RW 010, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Selasa (4/6/2019).

Wanita yang dikenal sebagai MC, penyiar TV lokal, sekaligus dosen Institut Seni Indonesia (Solo), itu dimakamkan Selasa siang di Astana Honngobayan, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo.

Pemakaman Amelia Sabary diiringi isak tangis pelayat. Sejumlah pelayat dari Kartasura, Sukoharjo, dan civitas academica ISI Solo ikut mengantarkan jenazah Amelia Sabary ke tempat peristirahatan terakhir.

Diberitakan sebelumnya, Amelia Sabary meninggal dunia dalam usia 34 tahun, Senin (3/6/2019), sore akibat serangan jantung. Wanita yang dikenal sebagai master of ceremony (MC), penyiar TV lokal, sekaligus dosen tersebut mengembuskan napas terakhir di Puskesmas Ngargoyoso, Kemuning, Karanganyar.

Suami Amelia Sabary, Rudi Anggono, mengatakan, istrinya sempat hendak dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Sardjito di Jogja. Namun, hal itu diurungkan lantaran berbarengan dengan kelahiran anak keduanya. Amelia Sabary mendadak jatuh pingsan saat berwisata ke Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Senin siang.

“Hari Senin saya berwisata bersama keluarga ke Kemuning. Tiba-tiba, Amelia mendadak jatuh pingsan. Istri saya mempunyai penyakit jantung,” terang Rudi Anggono.

Kondisi Amelia Sabary yang tidak sadarkan diri membuat keluarga panik. Mereka pun membawanya ke Puskesmas Ngargoyoso, Kemuning, Karanganyar. Namun, Tuhan berkehendak lain.

“Sempat saya bawa ke puskesmas terdekat. Tapi, Allah berkehendak lain,” sambung dia.

Amelia Sabary yang meninggal di usia 34 tahun dimakamkan Selasa siang pukul 13.00 WIB di Astana Honggobayan Pabelan, Kartasura. Satu jam sebelum diberangkatkan akan diadakan upacara secara agama Kristen. Mendiang Amelia Sabary meninggalkan seorang suami dan dua orang anak bernama Shalom Nayim Naruci dan Kairo Nayim Narusi.