Pelaku Bom Kartasura Sempat Ditawari Nasi Kotak

Terduga pelaku bom bunuh diri Pospam Kartasura. (Istimewa)
04 Juni 2019 17:15 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Muhtadi tak menyangka anaknya, Rofik Asharudin, melakukan aksi nekat bom bunuh diri di pos pantau Polres Sukoharjo di Bundaran Tugu Kartasura, menjelang Lebaran, Senin (3/6/2019) malam.

Warga Dusun Kranggan, Desa Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo, itu sempat menawari nasi kotak namun ditolak Rofik sesaat sebelum kejadian. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Selasa (4/6/2019), orang tua Rofik dimintai keterangan polisi di Mapolsek Kartasura.

Selain orang tua Rofik, beberapa tetangga rumah dan perangkat Desa Wirogunan juga diperiksa petugas guna menguatkan alat bukti. Rofik merupakan anak kedua pasangan Muhtadi-Sukinem.

Dia memiliki seorang kakak bernama M. Ridwan Sayid dan adik bernama Ahmad Fakhri Haramidi. Rofik diketahui pergi dari rumah pada Senin (3/6/2019) malam. Dia berjalan kaki dari rumah menuju pos pantau Lebaran di Bundaran Tugu Kartasura.

Rofik melancarkan aksi percobaan bunuh diri di sekitar pos pantau Lebaran di Bundaran Tugu Kartasura pada Senin malam. Dia berjalan kaki dari arah selatan atau Jogja melewati pos pantau.

Sesampai di pos pantau, terdengar ledakan keras dan kepulan asap di pos pantau. “Saya sempat menawari nasi kotak yang dibagikan saat acara khataman Alquran. Namun ditolak Rofik. Kala itu, dia masih di rumah,” kata Muhtadi, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa.

Lantaran mengantuk, Muhtadi bergegas ke kamar untuk beristirahat. Dia tak tahu anaknya pergi dari rumah dengan berjalan kaki. Tiba-tiba, Muhtadi dibangunkan tetangga rumahnya yang mengabarkan ihwal aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan Rofik di pos pantau Lebaran.

Beberapa saat kemudian, puluhan personel polisi melakukan penggeledahan di kamar Rofik. Mereka menyita sejumlah barang di kamar tersebut.

“Rofik memang sempat menghilang dari rumah selama lebih dari sepekan pada tahun lalu. Saya tidak tahu teman-temannya di luar rumah,” ujar dia.