Warga Berebut Salami Presiden Jokowi Saat Pembagian Sembako di Solo

Presiden Jokowi menyalami warga Solo yang tengah antre pembagian sembako di Graha Shaba Buana, Sumber, Banjarsari, Solom, Rabu (5/6/2019). (Solopos - Nicolous Irawan)
05 Juni 2019 17:15 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana pulang kampung ke Solo, Rabu (5/6/2019) sore. Setiba di Solo, mantan Wali Kota Solo itu langsung membagikan paket sembako kepada warga Kota Bengawan yang tengah merayakan Lebaran.

Kegiatan yang sudah rutin dilakukan saat Lebaran tersebut dilakukan di halaman parkir Graha Saba Buana, Banjarsari, Solo. Jokowi beserta rombongan langsung menuju lokasi pembagian sembako dari Bandara Adi Soemarmo.

Saat tiba di halaman Graha Saba Buana sekitar pukul 15.15 WIB orang nomor satu di Indonesia itu masih mengenakan jas dan didampingi Iriana. Setelah turun dari mobil mereka sejenak melihat pembagian sembako.

Setelah itu Jokowi mendekati kerumunan dan meladeni permintaan bersalaman dari warga. Bahkan dia masuk ke jalur antrean yang longgar. Warga di jalur antrean itu pun bisa bersalaman dengannya.

Tapi demi kelancaran antrean warga diminta langsung menuju lokasi pembagian sembako setelah bersalaman. Meski masih saja ada warga yang curi-curi kesempatan untuk menyapa dan berfoto bersama Jokowi.

Dia berada di lokasi pembagian paket sembako sekitar 20 menit. Setelah itu dia menuju mobil untuk pulang ke kediamannya. Kendati sempat berhenti sejenak di dekat mobil, Jokowi tak melayani wawancara wartawan.

Dia hanya menyalami beberapa awak media yang ingin mewawancarainya. Adik ipar Jokowi yang mengatur pembagian sembako, Haryanto, mengatakan Lebaran kali ini ada 4.000 paket bingkisan yang dibagikan.

Jumlah itu terdiri 3.000 paket sembako berkupon dan 1.000 paket tidak berkupon [cadangan]. Untuk mengantisipasi agar tidak ada warga yang menerima ganda, penyelenggara menyiapkan cairan tinta penanda.

“Agar tidak ada yang double kami kasih tinta di jari. Hanya untuk antisipasi,” ujar dia.

Haryanto menerangkan penerima bingkisan diutamakan warga tidak mampu. Mereka berasal dari wilayah Banjarsari dan sekitarnya. Haryanto mengatakan bingkisan yang dibagikan terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, dan teh celup.

Terkait pembagian kupon menurut dia diserahkan kepada para camat selaku penanggung jawab wilayah di Solo.