Disiplin Salat Tarawih, 2 Anggota Jemaah Masjid Al Falah Sragen Dihadiahi Umrah

Puguh Budiyanto, 29, (kanan) warga Sambirejo, Duyungan, Sidoharjo, Sragen, menerima hadiah umrah karena rajin ikut Salat Tarawih di Masjid Al Falah Sragen, Senin (3/6/2019) malam. (Istimewa - Kusmadi Ikhwani)
05 Juni 2019 00:00 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Dua anggota jemaah Salat Tarawih di Masjid Raya Al Falah Sragen mendapat hadiah umrah ke Tanah Suci. Dua orang yang terdiri atas satu putra dan satu putri ini masuk nominasi jemaah paling tertib dalam melaksanakan Salat Tarawih selama Ramadan.

Ketua Takmir Masjid Al Falah Sragen, Kusmadi Ikhwani, mengatakan terdapat 29 orang jemaah putra dan 22 orang jemaah putri yang masuk nominasi peraih tiket umrah gratis. Berdasar daftar hadir yang di-input melalui finger print, ke-29 jemaah putra itu mampu mengikuti Salat Tarawih di Masjid Raya Al Falah secara penuh atau 29 kali selama Ramadan.

Sementara 22 jemaah putri yang masuk nominasi itu mengikuti Salat Tarawih berjamaah di atas 20 kali selama Ramadan.

“Karena ada 22 jemaah putri dan 29 jemaah putra yang masuk nominasi, dua jemaah yang bakal diberangkatkan umrah ditentukan melalui undian yang digelar setelah Salat Tarawih terakhir pada Senin [3/6/2019] malam,” jelas Kusmadi Ikhwani kepada Solopos.com, Selasa (4/6/2019).

Setelah diundi, dua anggota jemaah yang bakal diberangkatkan umrah itu adalah Puguh Budiyanto, 29, warga Sambirejo, Duyungan, Sidoharjo, Sragen, dan Dwi Sri Purwanti, 37, warga Guworejo, Karangmalang, Sragen.

Biaya pemberangkatan dua orang jemaah masjid ke Tanah Suci itu ditanggung Takmir Masjid Al Falah dan Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan. Anggaran untuk memberangkatkan dua anggota jemaah tersebut masing-masing senilai Rp26 juta.

Sementara itu, Dwi Sri Purwanti mengaku tidak menyangka bakal mendapat tiket umrah secara gratis. Ibu dua anak ini mengaku sempat absen tiga kali mengikuti Salat Tarawih dikarenakan sedang datang bulan.

“Saya sudah pasrah. Keinginan untuk bisa umrah itu saya lepas. Tapi, saya benar-benar tidak menyangka bakal mendapat hadiah umrah itu,” terang Dwi Sri Purwanti kepada Solopos.com.

Dwi sehari-hari bekerja di salon potong rambut tak jauh dari Masjid Raya Al Falah Sragen. Saat pengundian berlangsung, Dwi sudah meninggalkan masjid karena kebetulan ada pelanggan yang ingin potong rambut.

Saat memotong rambut pelanggannya itu, Dwi diberi tahu anaknya ia mendapat tiket umrah secara gratis. “Sebelumnya sudah ngebet sekali ingin umrah. Sebelumnya sudah pernah daftar umrah melalui sistem MLM, tapi oleh suami tidak diizinkan sehingga tidak dilanjutkan. Saya percaya kalau sudah saatnya, pasti Allah akan mengundang saya pergi umrah. Alhamdulillah, tidak disangka saya malah dapat tiket umrah gratis,” papar Dwi.