Musibah di Malam Takbir, Rumah Warga Sambirejo Sragen Terbakar, 1 Orang Terluka

ilustrasi kebakaran. (Solopos/Whisnu Paksa)
05 Juni 2019 11:00 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Kebakaran hebat melanda rumah Sungkono, 55, warga Dusun Bulakrejo, RT 21, Desa Blimbing, Kecamatan Sambirejo, Sragen, Rabu (5/6/2019) dini hari. Kebakaran itu mengakibatkan Sungkono mengalami luka bakar di kedua kaki dan wajah bagian kiri.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, hampir semua penghuni rumah sedang terlelap. Munculnya api diduga berasal dari obat nyamuk bakar di kamar Sungkono.

Lantaran tertidur, Sungkono tidak menyadari api sudah membakar ranjangnya. Begitu terbangun, ia sudah mendapati kobaran api di kamar.

Tri, tetangga Sungkono, sempat mendengar teriakan minta tolong dari Sungkono. Begitu keluar rumah, Tri menyaksikan si jago merah sudah membesar dan membakar rumah Sungkono.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen mendapat laporan musibah kebakaran rumah itu pada pukul 01.40 WIB. Sukarelawan BPBD bersama tim pemadam kebakaran, PMI Sragen, Satpol PP, dan lain-lain turun ke lokasi untuk memadamkan api.

Upaya pemadaman api sempat terkendala medan yang cukup sempit. Kebakaran itu membuat warga sekitar panik. Mereka khawatir kebakaran bisa meluas karena rumah mereka berimpit-impitan satu sama lain.

Sekitar pukul 02.55 WIB, api baru bisa dipadamkan oleh petugas. “Rumah itu dihuni tiga jiwa dalam satu KK [kartu keluarga]. Korbannya satu orang yakni Sungkono. Sekarang korban masih dirawat di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen,” terang Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, Sugeng Priyono, dalam laporan yang diterima Solopos.com, Rabu.

Rumah Sungkono rusak berat karena hampir semua struktur bangunan dan perabot rumah tangga ludes terbakar. Diperkirakan korban mengalami kerugian materi sekitar Rp100 juta.