Berpakaian Adat, Pejabat Pemkab Boyolali Ikut Upacara HUT Seusai Salat Id

Pejabat Pemkab Boyolali mengenakan pakaian adat Jawa saat mengikuti upacara HUT Boyolali di Pendapa Alit Kompleks Rumah Dinas Bupati Boyolali, Rabu (5/6/2019). (Solopos - Tamara Geraldine)
05 Juni 2019 12:15 WIB Tamara Geraldine Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali akhirnya tetap menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-172 kabupaten tersebut, Rabu (5/6/2019). Upacara yang bertepatan dengan perayaan Idulfitri itu dilaksanakan seusai Salat Id.

Bupati Boyolali, Seno Samodro, mengatakan upacara HUT Boyolali hanya mendatangkan pejabat eselon IV, III, dan II. “Tahun ini HUT Boyolali bertepatan dengan Lebaran sehingga upacara tetap diadakan, tetapi waktunya setelah umat Islam menjalankan Salat Id,” ujarnya saat ditemui Solopos.com di Rumah Dinas Bupati Boyolali, Rabu.

Seno menambahkan Salat Id bagi jajaran pejabat Pemkab digelar di Masjid Agung kompleks Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali di Jl. Merbabu, sedangkan upacara HUT dilakukan di halaman pendopo kompleks yang sama. Seragam yang digunakan adalah pakaian adat Jawa lengkap.

Seno mengatakan setelah upacara ada acara tumpengan dan dilanjutkan dengan halalbihalal jajaran Muspida mulai pukul 08.00 WIB. “Setelah potong tumpeng kami lanjutkan dengan makan bersama pejabat eselon IV, III, dan II. Open house saya akan adakan pekan depan di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali,” ujarnya.