Ngebut Pakai Ninja, Pemuda Sukoharjo Terjatuh Hingga Meninggal

Ilustrasi kecelakaan. (Solopos - Dok)
06 Juni 2019 17:00 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Seorang pemuda asal Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Joy Indarto, 19, meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Jl. Wandyo Pranoto, Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, Kamis (6/6/2019) sekitar pukul 07.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kala itu Joy mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja berpelat nomor AD 3926 FU dari arah timur menuju barat. Joy melaju dengan kecepatan tinggi lantaran kondisi jalan cukup sepi.

Sesampai di lokasi kejadian, Joy tak bisa mengendalikan laju sepeda motor. Dia terjatuh dari motor di jalan. Joy terjerembab di pinggir jalan dengan luka di sekujur tubuh. Dia menderita luka parah di kepala dan meninggal di lokasi kejadian.

Kanitlaka Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Jaelani, mewakili Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Zamroni, mengatakan petugas langsung mendatangi lokasi sesaat setelah kejadian. Saat itu, tubuh Joy terkapar di pinggir jalan.

Petugas dibantu warga setempat membawa tubuh Joy ke RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. “Murni kecelakaan tunggal karena Joy kurang konsentrasi saat mengendarai sepeda motor. Langsung dievakuasi ke rumah sakit [RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo],” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Kejadian itu sempat menggegerkan warga setempat. Mereka berhamburan ke luar rumah setelah mendengar suara keras dari jalan raya. Mereka lantas mendatangi lokasi kejadian.

Awalnya, petugas tak menemukan Surat Izin Mengemudi (SIM) C yang merupakan syarat mengendarai sepeda motor di jalan raya. “Bisa jadi pengendara sepeda motor belum mengurus SIM C. Yang jelas, tidak ditemukan SIM C di dompet maupun di dalam jok sepeda motor,” papar dia.

Jenazah Joy langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Jaelani mengimbau para pengguna jalan ekstra hati-hati saat mengendarai kendaraan bermotor saat arus mudik dan balik Lebaran.