Lebaran Jatuh di Hari Legi, Pasar Legen Jatinom Klaten Sepi

Suasana Pasar Legen di Lapangan Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jateng, Rabu (5/6 - 2019). (Solopos/Taufik Sidik Prakoso)
06 Juni 2019 03:00 WIB Taufik Sidik Prakoso/Ginanjar Saputra Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN — Hari H Idulfitri 1440 H atau Lebaran 2019 bertepatan dengan hari Legi dalam penanggalan Jawa. Bertepatan dengan hari H Lebaran, Rabu (5/6/2019), Pasar Legen di Lapangan Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng) yang biasa ramai setiap hari Legi dalam penanggalan Jawa justru terpantau sepi.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, ratusan pedagang yang biasa berjubel di tengah lapangan hingga ruas jalan kampung tak terlihat. Hanya tedapat puluhan pedagang yang membuka lapak di bawah pohon, pinggir Lapangan Bonyokan. Di lapangan, tak ada satupun pedagang yang menggelar lapak.

Salah satu pedagang, Sri Wahyuni, 55, warga Desa Bonyokan mengatakan sebelum digunakan untuk Pasar Legen, lapangan dimanfaatkan warga untuk menggelar Salat Id. Saat Legi di luar Lebaran, Sri biasa berjualan di tengah lapangan berdesakan dengan ratusan pedagang lainnya. “Biasanya di tengah itu sepi. Karena kosong, akhirnya pindah ke pinggir lapangan yang lebih teduh," kata Sri saat berbincang dengan Solopos.com.

Bukan hanya sepi pedagang, pasar Legen juga sepi pembeli saat hari H Lebaran 2019. Kondisi itu berdampak pada penghasilan Sri pada Pasar Legen kali ini. "Kalau penghasilan itu tidak menentu. Saat kondisi ramai itu penghasilan kotor mencapai Rp400.000. Hari ini sudah ada yang terjual setidaknya Rp100.000. Biasanya saya buka sampai pukul 15.00 WIB. Hari ini saya pilih buka sampai pukul 12.00 WIB saja," katanya.

Sepinya kondisi Pasar Legen juga disampaikan Warto, 63, pedagang asal Kecamatan Pedan yang menjual pakaian. Ia memperkirakan sepinya kondisi pasar terjadi lantaran pedagang serta pembeli yang biasa memadati pasar memilih berkumpul dengan keluarga mereka.

"Kalau di kampung saya tradisi berkunjung ke rumah tetangga baru dilakukan Kamis [6/6/2019]. Dari pada menganggur di rumah lebih baik jualan. Kalau hari ini terjual 10 potong pakaian. Biasanya sudah 100 potong," katanya.

Salah satu petugas parkir Pasar Legen, Suwito, mengatakan ada lebih dari 300 pedagang yang menggelar barang dagangan saat Pasar Legen dibuka tepat di hari H Lebaran 2019. Selain Klaten, beberapa pedagang lain ada yang berasal dari berbagai daerah seperti Salatiga, Jogja, dan Solo.

Pasar Legen diperkirakan kembali ramai pada pasaran berikutnya yang jatuh pada Senin (10/6/2019). "Memang Idul Fitri menjadi ajang untuk saling silaturahmi. Pedagang dan pengunjung kemungkinan memilih hari Rabu Legi ini untuk tidak datang ke Pasar Legen," ungkap Suwito.