Pengunjung Terkesan Dengan Perubahan TSTJ Solo, Lebih Bersih dan Rapi

Pengunjung mengantre di wahana gajah tunggang di TSTJ atau Solo Zoo, Kamis (6/6/2019). (Solopos - Nicolous Irawan)
07 Juni 2019 12:15 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo atau Solo Zoo menjadi destinasi wisata favorit yang dikunjungi warga pada musim libur Lebaran. Manajemen TSTJ bahkan berani mematok target jumlah pengunjung lebih dari 15.000 orang sehari.

Pantauan Solopos.com, Kamis (6/6/2019), banyak warga yang datang ke TSTJ Solo. Spot favorit yang dikunjungi adalah area kebun binatang dan spot selfie kuda nil. Jembatan penghubung yang dihiasi anyaman berwarna-warni menuju spot selfie kuda nil juga menjadi lokasi favorit pengunjung berswafoto.

Warga Salatiga, Ngadiyo, 39, mengatakan sudah lama tidak mengunjungi TSTJ. Dia senang lantaran TSTJ diperbarui menjadi lebih rapi. Namun, dia mengkritik jalur akses keluar dan masuk pengunjung yang menjadi satu.

"Sudah bagus, banyak spot foto yang bagus. Cuma masukan saja akses keluar masuk jangan menjadi satu karena jadi sesak. Fokus saya jadi harus menjaga anak biar tidak ketinggalan karena banyak orang keluar masuk," kata dia.

Sementara itu, warga Sukoharjo, Sarwiyani, 44, mengaku memilih TSTJ lantaran dekat dengan rumah. Dia juga senang lantaran TSTJ berbenah menjadi lebih bersih dan rapi.

"Sudah beda. Saya lama banget tidak ke sini. Ini datang bersama keluarga besar. Rencana liburan memang mau cari yang dekat saja. Kalau di Solo ada, kenapa harus cari ke luar Solo. Semoga lebih ditingkatkan. Ini sudah mulai bagus dibandingkan sebelumnya yang terkesan terbengkalai. Jadi lebih rapi dan bersih. Banyak tempat buat foto juga," paparnya.

Manajer Pemasaran TSTJ Solo, Nonot Harwanto, mengatakan sampai pukul 14.10 WIB, Kamis, jumlah pengunjung di TSTJ sudah mencapai angka 10.350 orang. Angka tersebut hampir mendekati target yang dipatok manajemen TSTJ.

"Target kami hari ini [Kamis] 15.000 pengunjung. Target ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 10.000 pengunjung di momen yang sama," bebernya ketika ditemui Solopos.com, Kamis.

Meningkatnya pengunjung, menurutnya, karena kemudahan akses mudik sehingga jumlah pemudik di Solo meningkat. Selain itu, panjangnya hari libur menjadi faktor penunjang meningkatnya jumlah pengunjung di TSTJ saat libur Lebaran.

"Selain itu TSTJ juga berbenah diri. Faktor penentu lainnya karena akses tol yang sudah baik. Jadi efeknya banyak pemudik di Solo. Jadi jumlah pengunjung juga berpotensi banyak," jelas Nonot.