Aktivitas Pasar Tradisional Karanganyar Belum Normal Pascalebaran

Deretan los Pasar Palur, Kecamatan Jaten, Karanganyar, sepi dari aktivitas, Sabtu (8/6/2019). (Solopos - Wahyu Prakoso)
08 Juni 2019 16:30 WIB Wahyu Prakoso Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Aktivitas perdagangan di pasar tradisional wilayah Karanganyar belum kembali normal setelah Lebaran. Sebagian pedagang masih libur dan belum membuka toko, kios, maupun los.

Pantauan Solopos.com di Pasar Palur, Sabtu (8/6/2019), sebagian pedagang belum berjualan. Suasana di dalam pasar tampak lengang, kios-kios pedagang di sisi utara pasar masih tutup.

Area parkir pasar juga sepi karena hanya ada belasan sepeda motor yang diparkir di depan pasar pukul 09.30 WIB. Salah satu pedagang, Sumiati, 47, mengatakan suasana Pasar Palur sepi karena banyak pedagang yang masih libur Lebaran.

Sedangkan pedagang yang sudah membuka kios hanya berjualan setengah hari. “Kalau tahun sebelumnya pasar terlihat ramai. Mungkin ini berbarengan dengan waktu membayar sekolah. Ini saya baru buka dua hari ini. Saat Lebaran, sebagian pedagang memilih untuk libur,” katanya kepada Solopos.com di lapaknya.

Pedagang lainnya, Sugiono, 45, mengatakan pasar tersebut sepi pembeli karena sebagian pedagang masih libur Lebaran. Dia memperkirakan kegiatan pasar akan kembali normal pada Senin (10/6/2019).

“Saya kemarin libur sehari saja. Saya buka kios pada H+1 Lebaran sampai pukul 08.00 WIB. Jumat kemarin jualan hingga pukul 12.30 WIB. Hari ini saya buka hingga pukul 10.00 WIB. Saya mau berlebaran dengan keluarga,” ujarnya.

Juru parkir Pasar Palur, Agus, 37, mengatakan pada Idulfitri banyak kios tutup sehingga pasar sepi pengunjung. Kala itu, ia lebih memilih libur dan mulai masuk kembali pada Jumat lalu.

“Lebaran tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dulu H+3 sudah mulai banyak pengunjung. Saya mulai berjaga parkir mobil sejak subuh hingga pukul 10.00 baru ada 25 mobil,” katanya.

Salah satu pengunjung Pasar Palur, Wiji, 38, mengaku kerap berbelanja di Pasar Palur. Sebelum Idulfitri, ia mengantisipasi liburnya para pedagang dengan membeli stok bahan makanan satu hari sebelum Lebaran.

“Kemarin uyel-uyelan belanja di pasar, banyak pilihan barang dan penjual. Saat ini justru sepi dan tidak banyak pilihan,” ungkapnya.

Selain Pasar Palur, sebagian pedagang di Pasar Ngalano juga libur saat Idulfitri. Namun, suasana Pasar Nglano kemarin siang lebih ramai daripada Pasar Palur walaupun beberapa kios pedagang yang masih tutup.

“Sebagian pedagang libur saat Idulfitri. Saya juga libur dua hari. Hari ini dan Jumat kemarin sudah mulai banyak pembeli walaupun belum sebanyak seperti menjelang Lebaran kemarin,” kata salah satu pedagang sayur di Pasar Nglano, Luluk, 48.