Harga Tiket Bus Arus Balik Wonogiri-Jakarta Naik 100 Persen, Penumpang: Tak Masalah!

Warga memesan tiket bus AKAP di loket Terminal Giri Adipura, Krisak, Singodutan, Selogiri, Wonogiri, Jumat (7/6/2019). (Solopos - Rudi Hartono)
08 Juni 2019 11:30 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Terminal Tipe A Giri Adipura, Krisak, Singodutan, Selogiri, Wonogiri, dipadati calon penumpang sejak Lebaran hari kedua, Kamis (6/6/2019). Ada yang menunggu keberangkatan bus, ada pula yang membeli tiket dan mengurus administrasi di loket.

Sebagaimana biasanya, harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) jurusan Wonogiri-Jakarta dan sekitarnya naik saat arus balik Lebaran. Pada Lebaran kali ini, rata-rata kenaikan harga tiket bus tersebut mencapai 100 persen.

Kenaikan harga tiket itu terhitung mulai Sabtu (8/6/2019) ini. Meski harga naik tajam, penumpang tidak mempermasalahkannya karena sangat membutuhkan tiket agar bisa sampai ke perantauan.

Agen tiket Bus Gajah Mungkur Terminal Giri Adipura, Surahmin, 70, saat ditemui Solopos.com, mengatakan seperti biasanya saat momen Lebaran, harga tiket untuk balik ke Jakarta naik signifikan.

Tiket untuk kelas AC VIP hari itu Rp290.000 atau naik RpRp60.000 dibanding sehari sebelumnya. Pada puncak arus balik Sabtu ini hingga 12 Juni mendatang harganya naik lagi menjadi Rp360.000.

Harga itu naik lebih dari 100 persen dibanding tari normal, yakni Rp155.000. Sementara harga tiket bus kelas eksekutif pada Jumat itu tercatat Rp260.000 dan akan naik menjadi RpRp430.000 pada puncak arus balik atau naik lebih dari 100 persen dibanding saat hari normal yang hanya Rp195.000.

Harga tiket untuk kelas super eksekutif pada Jumat Rp360.000 dan akan naik menjadi Rp460.000 saat puncak arus balik, Sabtu. Harga itu naik 100 persen dibanding tarif normal Rp230.000.

Tiket kelas tertinggi, yakni big top, pada Jumat tercatat Rp420.000 dan akan naik menjadi Rp530.000 saat puncak arus balik. Harga itu naik hampir 100 persen dibanding saat harga normal Rp270.000. Jumlah bus yang disiagakan untuk arus balik ini mencapai 18 unit untuk seluruh kelas.

“Kursi bus kelas AC VIP, eksekutif, dan super eksekutif mulai hari ini [Jumat] hingga 10 Juni mendatang sudah penuh. Calon penumpang memesan tiket sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Kalau yang kelas big top malah sudah penuh dari sekarang sampai 15 Juni mendatang,” kata Surahmin.

Harga tiket bus Gajah Mulia Sejahtera (GMS) juga naik tajam. Agen tiket bus tersebut, Yono, 50, menginformasikan tiket bus kelas bisnis Jumat itu dijual seharga Rp350.000 dan akan naik menjadi Rp420.000 mulai Sabtu ini.

Harga itu naik lebih dari 100 persen dibanding saat harga normalnya Rp175.000. Tiket untuk kelas eksekutif Jumat tersebut tercatat Rp400.000 dan akan naik menjadi Rp450.000 mulai Sabtu ini.

Harga itu naik lebih dari 100 persen dibanding saat hari normal Rp215.000. Sementara harga tiket untuk kelas tertinggi, yakni super eksekutif Jumat itu Rp450.000 dan akan naik menjadi Rp500.000 mulai hari ini. Harga tersebut naik 100 persen dibanding tarif normal Rp250.000.

“Bus untuk semua kelas sudah penuh pada 8-16 Juni. Yang belum terisi hanya hari ini [Jumat] dan setelah 16 Juni. Masyarakat tidak kaget dengan kenaikan harga ini karena setiap momen Lebaran juga naik,” ucap Yono.

Di tempat yang sama, Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Giri Adipura, Agus Hasto Purwanto, mengatakan belum ada warga yang mempermasalahkan kenaikan harga tiket untuk arus balik.

Menurut dia, hal itu sudah menjadi karakter perantau Wonogiri. Naiknya menjadi harga berapa pun tidak menjadi masalah bagi mereka asal bisa balik ke perantauan. “Informasi dari rekan di daerah lain, harga tiket naik sedikit saja sudah dikomplain. Petugas terminal yang menjadi sasaran komplain. Tapi kalau di Wonogiri tidak ada masalah,” kata Agus.