Hore! Waterpark Berstandar Internasional Segera Dibangun di Gayam Sukoharjo

Telaga Pakujoyo salah satu ikon tempat wisata di Sukoharjo. Di timur telaga itu akan dibangun waterpark. (Solopos/Indah Septiyaning W.)
14 Juni 2019 06:30 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Jawa Tengah, siap membangun waterpark berstandar internasional di wilayah Gayam, Sukoharjo. Pembangunan kolam renang di lahan seluas 1,4 hektare itu bakal menelan anggaran Rp12,5 miliar.

Waterpark nantinya menyatu dengan wisata Taman Pakujoyo serta wisata alam Menjing yang kini tengah dikembangkan pemerintah kelurahan setempat.

"Waterpark ini akan dibangun di sisi timur Telaga Taman Pakujoyo. Pembangunan ditekel langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo," kata Lurah Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Havid Danang, Rabu (12/6/2019).

Konsepnya, dia menambahkan, waterpark dilengkapi dengan kolam renang berstandar internasional. Saat ini di Kabupaten Sukoharjo belum ada kolam renang berstandar internasional. Dengan itu keberadaan kolam renang bisa menjadi tempat berlatih bagi para atlet renang di Kabupaten Makmur.

Menurut Havid, pembangunan waterpark akan melengkapi pengembangan wisata yang kini tengah dikerjakan pemerintah kelurahan. Setelah membangun Taman Pakujoyo, Kelurahan Gayam yang berada di pusat Kabupaten Sukoharjo inipun terus mengembangkan potensi wisata di lokasi lain.

Salah satunya dengan mengembangkan kampung wisata di Menjing yang terintegrasi dengan Taman Pakujoyo.

"Jika di Taman Pakujoyo, pengunjung bisa menikmati keindahan taman dan aneka wahana permainan secara gratis, berbeda dengan kawasan paket wisata di Menjing. Pengunjung harus merogoh kocek Rp50.000 per orang untuk menikmati paket wisata di Menjing," katanya.

Paket wisata itu meliputi naik bus tingkat Tayo dari Taman Pakujoyo ke kawasan wisata Menjing, outbond, dan sekolah hijau komplet dengan makan siang dan snack. Di kampung wisata Menjing pengunjung bisa menikmati sensasi tubing menyusuri saluran irigasi sepanjang kurang lebih 500 meter.

Wahana ini bisa dijajal anak-anak hingga dewasa. Pemerintah kelurahan bersama warga Gayam juga mengembangkan wisata alam berupa wahana outbond dan sekolah hijau tak jauh dari lokasi tubing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan Pemkab Sukoharjo terus mengembangkan potensi-potensi wisata yang ada di masing-masing wilayah.

"Pengembangan wisata ini salah satunya akan dibangun waterpark di Gayam. Sesuai DED [Detail Engineering Design] nilainya total mencapai Rp12,5 miliar," katanya. Dia mengatakan anggaran pembangunan waterpark sepenuhnya dibiayai APBD daerah.

Terkait pelaksanaan pembangunan, dia mengatakan menunggu proses perizinan pembangunan waterpark selesai. Yang jelas, kata dia, pembangunan waterpark akan dikerjakan secara bertahap dan tidak setahun jadi. Hal ini mengingat keterbatasan anggaran Pemkab.