Mayat Pria Brewokan Ngapung di Sungai Boyolali

Petugas Polres dan PMI Boyolali menurunkan mayat dari ambulans di kamar mayat RSUDPA Boyolali, Senin (17/6/2019). - Solopos/Akhmad Ludiyanto
17 Juni 2019 17:44 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI — Mayat pria brewokan ditemukan mengapung di sungai Dukuh Cikalan, Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Senin (17/6/2019).

Mayat  tanpa identitas itu ditemukan oleh pemancing pad Senin pukul 04.15 wib.  Mayat mengapung itu dalam kondisi tengkurap. Kondisinya badannya juga sudah membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Diduga, korban meninggal sejak beberapa hari lalu.

Mayat tersebut diperkirakan berusia 40 tahun, menggunakan celana pendek warna merah dan menggunakan gelang di tangan kiri. Selain itu, korban juga berambut jambul, berkumis, dan brewokan.

Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Mojosoko AKP Joko Winarno mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab kematian laki-laki tersebut. “Tadi ditemukan sekitar pukul 14.15 WIB tidak jauh dari Indrokilo [Kebun Raya Indrokilo Boyolali], kemudian kami langsung ke lokasi kejadian bersama tim medis dan petugas mobil ambulans dari PMI Boyolali. Kami belum tahu penyebabnya karena dan masih melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan oleh tim medis, jenazah langsung dievakuasi dari lokasi penemuan dan dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSUDPA) Boyolali.

Sementara itu, Kani Reskrim Mojosongo Ipda Wasito menambahkan informasi, lokasi penemuan mayat terbilang sepi dan tidak aksesnya juga cukup sulit. Selain itu, sungai juga diapit tebing dengan ketinggian sekitar 5 meter sehingga cukup menyulitkan proses evakuasi.

“Sungainya sepi dan jalannya sangat sempit sehingga evakuasli tadi lumayan sulit. Tetapi akhirnya kami bersama tim PMI pelan-pelan berhasil mengevakuasinya,” kata dia di RSUDPA.