KA Bandara Solo Beroperasi September 2019, Begini Reaksi Netizen

Kereta yang akan dioperasikan di rute Bandara Adi Soemarmo/Stasiun Solo Balapan. (Istimewa)
20 Juni 2019 07:00 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Kereta api (KA) Bandara Adi Soemarmo Solo rencananya beroperasi pada September 2019. Pengoperasian KA bandara ini diharapkan mempermudah akses ke Bandara Adi Soemarmo Solo sehingga mampu mendongkrak jumlah penumpang.

General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman, mengatakan, Stasiun Bandara sudah rampung. Kereta api yang melayani rute ke Bandara Adi Soemarmo pun telah dipersiapkan.

Pengoperasian kereta bandara Solo tersebut disambut beragam komentar warganet. Ada netizen pesimistis KA bandara dapat mendongkrak jumlah penumpang. Namun, tak sedikit pula yang menyambut gembira pengoperasian KA bandara tersebut.

Berbagai komentar tentang pengoperasian KA bandara tersebut membanjiri fanpge Solopos.com.

Yang mau naik siapa? Bandaranya sepi pol kok,” komentar Heri Nurhidayanto.

Kalau tiketnya masih mahal enggak akan laku Bandara Solo. Orang mending pilih ke Bandara Surabaya ngalah naik travel. Kalau cuma tujuan dekat sih seperti Jakarta mungkin bolehlah lewat Solo. Tapi, tujuan luar Jawa ke timur Indonesia kebanyakan pada milih lewat Bandara Surabaya,” sambung Rhyzal Elfata.

Penerbangan yang dari dan ke Solo semua mahal. Kebanyakan transit sih. Mending Jogja,” imbuh Yulia Moya.

Yeay, asyik dong. Naik pesawat dari Bali ke Solo. Dari bandara naik kereta api turun di Stasiun Balapan, terus jalan ke jembatan kaca yang menghubungkan ke terminal Tirtonadi sudah sampai rumah deh. Solo memang the best,” lanjut Eny Veronika.

Dengan adanya kereta bandara, semakin mudah dan banyak pilihan akses ke Bandara Adi Soemarmo Solo. Apalagi jika pintu akses bandara dari Tol Trans Jawa sudah dibuka. Maka, warga Sragen akan lebih cepat dan murah. Menjadi nilai plus bagi iklim investasi Sragen. Tinggal pandai-pandai semua pihak mempromosikan Kabupaten Sragen,” sambung Moehhamad Chairudin.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, kereta bandara Solo yang telah tersedia dimanfaatkan terlebih dahulu untuk melayani rute Prambanan Ekspress (Prameks), Stasiun Solo Balapan-Kutoarjo. Kereta api ini diberi nama Solo Express merupakan rangkaian kereta rel diesel elektrik (KRDE) ini buatan PT Industri Kereta Api (Inka) Madiun.

KA Bandara ini tinggal menanti selesainya proyek pembangunan jalur rel kereta api di bawah tanggung jawab Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah I Jawa Tengah. Stasiun Bandara ini ada tiga bagian. Lantai pertama akan difungsikan untuk lobi, di lantai dua untuk ruang tunggu penumpang, dan bagian paling atas untuk kereta api. Stasiun di bandara ini memiliki kapasitas sekitar 250 orang untuk satu kali berangkat.