Warga Karanganyar Dibekuk Saat Hendak Transaksi Narkoba di Sragen

Sejumlah barang bukti dikumpulkan jadi satu dan menjadi barang sitaan di Satresnarkoba Polres Sragen, belum lama ini. (Istimewa - Satresnarkoba Polres Sragen)
20 Juni 2019 21:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sragen membekuk Sutardi Harti Bahari alias Sutar, 45, warga Munggur, Mojogedang, Karanganyar, yang hendak bertransaksi narkoba di wilayah Gemolong, Sragen, belum lama ini.

Satu pengedar narkoba yang diduga memasok sabu-sabu kepada Sutar masih diburu. Kasatresnarkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Kamis (20/6/2019) siang, menjelaskan penangkapan Sutar bemula dari informasi ihwal adanya transaksi narkoba yang akan dilakukan Sutar.

Atas dasar informasi itu, Joko memerintah tim menyelidiki lokasi dan memantau gerak-gerik Sutar di lokasi kejadian. Begitu ada tanda-tanda mencurigakan, tim langsung membekuk Sutar dan menggeledah.

Hasil penggeledahan ditemukan barang bukti sebuah plastik bening berisi serbuk kristal yang diduga narkoba jenis sabu-sabu. Serbuk itu seberat 0,30 gram.

"Kami juga menemukan ponsel merek Vivo warna hitam yang diduga digunakan untuk transaksi serta satu unit mobil pikap Mitsubishi T120SS warna hitam berpelat nomor AD 1761 VP berikut STNK [surat tanda nomor kendaraan],” ujarnya.

Joko menyampaikan Sutar ditetapkan sebagai tersangka. Dari hasil interogasi terhadapnya, Joko mendapat keterangan Sutar mendapat barang haram itu dari seseorang berinisial DDK seharga Rp600.000.

Sutar mengaku barang itu akan dipakai sendiri. Joko menerbitkan Laporan Polisi bernomor LP/A/62/V/2019/Jtg/ Res Srg,tertanggal 15 Juni 2019.

“Hasil tes urine tersangka juga dinyatakan positif [mengonsumsi narkoba]. Kami menjerat tersangka dengan Pasal 112 juncto Pasal 127 UU No. 35/2009 tentang Narkotika. Kami masih memburu calon tersangka lainnya yang memasok barang kepada tersangka,” jelasnya.