Anggota Satlinmas Laweyan Solo Meninggal Saat Bertugas

Lokasi meninggalnya Sutantoko, 57, anggota Satlinmas di Kantor Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (23/6/2019) pagi. (Solopos - Ichsan Kholif Rahman)
23 Juni 2019 15:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Sutantoko, 57, meninggal saat bertugas di kantor kecamatan setempat, Minggu (23/6/2019) pagi.

Sutantoko meninggal diduga karena penyakit yang dideritanya beberapa tahun terakhir. Rekannya, Pardianto, 40, warga Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, saat ditemui Solopos.com di Kantor Kecamatan Laweyan, mengatakan Sutantoko kebagian sif pagi hari itu.

Dia menonton televisi sembari menghirup minyak angin di pos satlinmas kantor kecamatan. Mendadak Sutantoko yang sedang duduk di kursi jatuh ke depan dan tidak sadarkan diri.

“Kejadian sekitar pukul 07.30 WIB, saat saya sedang menyiram tanaman tahu-tahu Sutantoko sudah terjatuh. Saya segera memberikan pertolongan pertama dengan memberi oksigen. Beliau di pangkuan saya saat itu, kemudian ada petugas medis yang melintas turut memberikan pertolongan pertama. Namun, beliau tidak terselamatkan, petugas dari Puskesmas Pajang memastikan beliau meninggal dunia,” ujar Pardianto yang juga anggota Satlinmas Kecamatan Laweyan.

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir Sutantoko sering dirawat di rumah sakit karena komplikasi penyakit. Namun, karena kondisinya berangsur pulih, Sutantoko kembali bertugas sebagai Satlinmas di Kantor Kecamatan Laweyan.

Pardianto mengatakan Sutantoko merupakan sosok pekerja keras dan tidak pernah mengeluh saat bertugas. Sutantoko pernah ditawari istirahat namun menolak karena masih merasa mampu.

“Sutantoko baru kali ini ambruk saat bertugas, sebelumnya baik-baik saja. Beliau nglaju dari Pengging, Boyolali, setiap hari. Hari ini [Minggu, 23/6/2019] sekitar 15.00 WIB beliau dimakamkan langsung di Pengging, Boyolali,” ujarnya.

Camat Laweyan, Endang Sabar Widiasih, mengatakan Sutantoko sebelumnya sering dirawat di rumah sakit karena penyakit yang dideritanya. Menurutnya, Sutantoko selalu disiplin dalam bertugas.