Railbus Batara Kresna Solo-Wonogiri Beroperasi Lagi, Cek Jadwalnya

Railbus Batara Kresna (Solopos/Dok)
23 Juni 2019 16:15 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Railbus Batara Kresna rute Solo-Wonogiri PP kembali beroperasi setelah hampir tiga pekan vakum karena adanya perbaikan pada rangkaian kereta rel disel (KRD) khususnya bagian sensor roda kereta.

Perbaikan dilakukan oleh PT Industri Kereta Api (Inka) dan PT KAI Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta sejak 3 Juni 2019 lalu. Perbaikan itu kini telah selesai.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta, Eko Budianto, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena perjalanan mereka banyak yang terganggu akibat dihentikannya operasional railbus Batara Kresna.

Dia memberi tahu railbus kini sudah beroperasi kembali sejak Jumat (21/6/2019). Jadwalnya tak banyak berubah.

Railbus Batara Kresna berangkat pukul 06.00 WIB dan pukul 10.00 WIB dari Stasiun Purwosari Solo. Harga tiketnya pun sangat terjangkau hanya Rp4.000 per orang.

Railbus yang melayani jalur perintis rute Purwosari-Wonogiri PP ini terdiri atas satu rangkaian dengan tiga gerbong berkapasitas total 160 orang dan berkecepatan maksimum 100 km/jam.

Dalam sehari railbus melayani empat perjalanan dengan melewati Jalan raya Slamet Riyadi, Solo. Sedangkan jarak yang ditempuh sepanjang 37 km dari Stasiun Purwosari dan berhenti di Stasiun Solo Kota, Stasiun Sukoharjo, Stasiun Pasar Nguter, dan Stasiun Wonogiri.

Batara Kresna merupakan KA yang sangat unik karena satu satunya KA yang membelah jalan utama Kota Solo.

“Kami minta maaf kepada masyarakat yang kecewa karena railbus Batara Kresna sempat tidak beroperasi. Apalagi saat itu masa libur Lebaran sehingga banyak warga yang ingin sekali menggunakan railbus ini. Setelah urusan perbaikan rampung kini bisa berjalan lagi seperti biasa,” ujarnya kepada Solopos.com, Sabtu (22/6/2019).

Eko memaparkan sistem operasional railbus ini sudah menggunakan komputer atau computerized. Dalam gangguan ini ada sensor roda railbus yang bermasalah.

Selain itu, tidak ada rangkaian pengganti yang dapat digunakan sehingga Batara Kresna terpaksa berhenti beroperasi sementara. Menurutnya, PT Inka sebagai produsen Batara Kresna sudah mendapatkan suku cadang sensor roda tersebut yang harus diimpor terlebih dahulu.

Hal inilah yang membuat perbaikan memakan waktu hampir tiga pekan. Railbus yang diproduksi pada 2011 ini sempat dikandangkan sementara di Depo Lokomotif Stasiun Solo Balapan.

“Alhamdulillah, sekarang sudah bisa beroperasi lagi. Apalagi ini bisa dimanfaatkan para orang tua maupun anak-anak yang masuk libur sekolah kenaikan kelas,” imbuhnya.

Salah satu warga Solo, Muslikah, mengaku senang dengan beroperasinya kembali Batara Kresna. Ia menggunakan railbus ini untuk mengantar anak-anaknya jalan-jalan ke Wonogiri, Jumat lalu.

“Batara Kresna sudah beroperasi. Alhmadulillah. Saya kadang ngajak anak-anak jalan naik railbus ini. Sekarang semakin mudah mendapatkan tiketnya karena bisa dipesan online pakai KAI Access,” jelasnya.