Kapolres Boyolali Ingatkan Calon Kades dan Pendukung Berkompetisi Sehat

Spanduk berisi imbauan tolak politik uang terpasang di jalan perkampungan di Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Foto diambil beberapa waktu lalu.
23 Juni 2019 23:00 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI—Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengingatkan para calon kepala desa (kades) agar berkompetisi dengan sehat dalam pemilihan kepala desa (pilkades), yang digelar Sabtu (29/6/2019).

Kapolres juga menyebut setidaknya ada 15 desa hingga 20 desa yang rawan konflik. Khusus di desa tersebut, kepolisian menyiagakan personel dengan jumlah lebih banyak.

“Kami sudah sampaikan kepada bakal calon kades tentang aturan yang ada. Silakan berkompetisi dengan sehat dan tidak mendiskreditkan yang lain. Silakan sampaikan program-program unggulannya tetapi tidak menjelek-jelekkan [calon] yang lain,” ujarnya kepada wartawan di Mapolres setempat, Jumat (21/6/2019).

Kusumo juga mengingatkan kepada para pendukung calon kades untuk saling menjaga agar terselenggara pilkades yang aman dan kondusif.

Dia menyampaikan ancaman-ancaman pidana terhadap pelanggaran yang kemungkinan terjadi selama tahapan Pilkades, misalnya penganiayaan, pengeroyokan, pengerahan massa yang anarkistis, termasuk money politics.

Pada sisi lain, pihaknya menyiagakan 1.130 personel dari unsur Brimob, Sabhara, Dalmas, dan jajarannya untuk pengamanan pilkades Boyolali yang akan digelar serentak di 229 desa. Selain itu, pihaknya juga di-backup aparat TNI dari Kodim 0726/Boyolali.

Taruhan

Para personel polisi tersebut akan mulai ditugaskan dalam pengamanan Pilkades sejak 28 Juni hingga 30 Juni.

“Untuk pengamanan, Kamis [27/6/2019] akan kami gelar pasukan pengamanan yang akan bertugas ke desa-desa. Kami siapkan 1.130 personel yang akan disebar ke desa pelaksana Pilkades serta didukung personel Kodim Boyolali sebanyak 574 personel [totalnya menjadi 1. 704 personel]. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres-Polres sekitar Boyolali untuk membantu pengamanan jika dibutuhkan.”

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar menginformasikan jika ada pelaku judi/taruhan. Dia tidak akan segan-segan menindak jika ada yang berjudi.