Kumuh! Ini Foto-Foto Eco-JPO Gladhag Panti Husada Solo

Eco JPO Gladhag Panti Husada Solo. (Solopos/Candra Mantovani)
30 Juni 2019 10:00 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Jembatan penyeberangan orang ramah lingkungan (Eco-JPO) Gladhag Panti Husada yang berada di depan RSUD dr. Moewardi, Jebres, Solo, menjadi ikon wisata baru. Sayangnya, kondisi Eco-JPO Gladhag Panti Husada yang dihiasi wayang Bimasena itu kini sangat kumuh dan tak terawat.

Jika dilihat dari luar, bangunan Eco-JPO Gladhag Panti Husada Solo tampak megah dan menawan. Jembatan berwarna hijau itu diterangi lampu yang membuatnya semakin menarik. Sayang, jembatan yang diresmikan Mei 2019 tersebut kini tampak tak terawat.

Kondisi ruang utama Eco-JPO Gladhag Panti Husada Solo berbanding terbalik dengan tampilan luarnya. Lantainya sangat kotor karena bekas tumpahan minuman serta debu. Tak ketinggalan, sampah plastik membuat taman yang berada di ruang utama Eco-JPO Gladhag Panti Husada semakin kotor dan tak enak dipandang.

Inilah foto-foto karya jurnalis Solopos, Nicolous Irawan, yang mengabadikan kondisi ruang utama Eco-JPO Gladhag Panti Husada Solo yang sangat kotor, Selasa (25/6/2019):

 Kondisi Eco-JPO Gladhag Panti Husada Solo tak terawat. (Solopos/Nicolous Irawan)

 Lantai Eco-JPO Gladhag Panti Husada Solo kumuh (Solopos/Nicolous Irawan)

 Kondisi Eco-JPO Gladhag Panti Husada Solo tak terawat (Solopos/Nicolous Irawan)

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, warga sekitar menilai diperlukan petugas keamanan untuk menegur orang-orang yang melanggar peraturan seperti merokok di dalam Eco-JPO Gladhag Panti Husada Solo. Selain itu, diperlukan juga petugas kebersihan yang setiap hari membersihkan tempat tersebut.

Hal lain yang patut menjadi perhatian adalah belum dipasangnya lift untuk memfasilitasi difabel dan warga lansia. Beberapa warga berusia lanjut harus bersusah payah menaiki tangga untuk bisa menggunakan fasilitas Eco-JPO Gladhag Panti Husada.