PPDB Ditutup, SMAN Weru Sukoharjo Masih Kekurangan 90 Siswa

Ilustrasi PPDB. (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
07 Juli 2019 06:00 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Weru, Kabupaten Sukoharjo, masih kekurangan sekitar 90 siswa hingga penutupan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA tahun ajaran 2019/2020. 

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Sukoharjo, Sudibyo, mengatakan hanya satu SMA negeri yang kuota siswa barunya belum terpenuhi yakni SMAN Weru. Sementara kuota siswa baru sembilan sekolah lainnya sudah penuh.

"Masih ada 90 kursi siswa baru di SMAN Weru yang kosong. Jumlah calon siswa baru di SMAN Weru memang sedikit dibanding sekolah negeri lainnya," kata dia, saat dihubungi solopos.com, Sabtu (6/7/201).

Menurut Sudibyo, sebagian besar calon siswa baru yang diterima di SMA Weru berasal dari Weru. Sebagian calon siswa lainnya berasal dari wilayah Klaten.

Kepala SMAN Nguter ini menyatakan kendati PPDB diumumkan pada pekan depan namun para orang tua calon siswa bisa memperkirakan apakah anaknya diterima atau tidak di sekolah negeri. 

"Jumlah total kuota siswa baru yang tersebar di 10 sekolah negeri sebanyak 3.384 siswa. Sedangkan jumlah total pendaftar sebanyak 3.829 siswa. Jadi ada 445 siswa yang tak diterima di sekolah negeri," terang Sudibyo.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sukoharjo, Sri Soewarsih, mengatakan radius jarak antara sekolah dengan balai desa/kelurahan dalam sistem zonasi hanya dua kilometer. Menurut dia, calon siswa baru yang memiliki nilai akademik tinggi memilih mendaftar lewat jalur prestasi.