Dishub Solo Aktifkan SMS Blast Atasi Macet Akibat Proyek Fisik di Tengah Kota

Kepadatan arus lalu lintas di Jl. Jenderal Sudirman, Solo, Selasa (22/1/2019). (Solopos - Nicolous Irawan)
08 Juli 2019 23:40 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menggunakan fitur SMS Blast atau SMS massal kepada warga Kota Solo untuk memberikan informasi terkini mengenai kondisi arus lalu lintas di Kota Solo.

Hal itu sebagai cara mengakomodasi keluhan warga baik secara langsung maupun media sosial terkait kepadatan lalu lintas akibat manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) imbas dari sejumlah proyek fisik di tengah Kota Solo.

Salah satu proyek fisik yang berdampak pada kemacetan lalu lintas itu adalah penataan koridor Jl. Jenderal Sudirman (Jensud). Warga mengeluhkan keruwetan arus lalu lintas akibat proyek itu yang dianggap terlalu lama.

Kepala Dishub Kota Solo, Hari Prihatno, saat dijumpai wartawan di sela-sela kegiatannya, Senin (8/7/2019), mengakui akibat penataan koridor Jensud mengakibatkan kepadatan lalu lintas di Simpang Loji Wetan, Jl. Kapten Mulyadi, Kawasan Warung Pelem, Ketandan, Simpang Empat Sangkrah.

“SMS Blast kami gunakan kembali agar masyarakat segera tahu dan menyesuaikan terkait MRLL yang diterapkan. Kalau penempatan petugas selama 24 jam juga tidak mungkin tapi kami selalu menempatkan petugas pada jam-jam sibuk. Kini rambu-rambu yang mengarah ke lokasi terdampak sudah terpasang agar dihindari dan mencari rute alternatif,” ujarnya.

Ia menambahkan masyarakat yang hendak bepergian juga dapat melihat kondisi lalu lintas Kota Solo melalui aplikasi Info Lalin Solo.