Ini 5 Desa Terdampak Proyek Jalur Lingkar Timur Sukoharjo

Ilustrasi infrastruktur. (Solopos/Whinupaksa Kridhangkara)
09 Juli 2019 07:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Lima desa di dua kecamatan Kabupaten Sukoharjo dipastikan terdampak rencana tahap pertama pembangunan Jalur Lingkar Timur (JLT).

Kelima desa itu yakni Desa Celep dan Desa Plesan di Kecamatan Nguter, serta Desa Manisharjo, Desa Mojorejo, dan Desa Bendosari di Kecamatan Bendosari.

Proyek yang bakal membuka akses Kawasan Industri Nguter (KIN) dengan wilayah Mojolaban ini digadang-gadang mampu meningkatkan perekonomian warga setempat.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sukoharjo, Sardjito, mengatakan sesuai perencanaan JLT tahap pertama dibangun sepanjang 5,9 kilometer dengan lebar jalan sekitar 18 meter.

Pembangunan ini akan menerjang lahan penduduk maupun tanah dan jalan milik desa. Lahan ini beragam seperti areal persawahan, tanah pekarangan, dan bangunan rumah penduduk.

"Sekarang kami sedang mendata ada berapa bidang lahan yang akan terdampak," kata dia, Minggu (7/7/2019).

Dia mengatakan pembebasan lahan akan dilakukan tahun ini. Sebelum itu, Pemkab Sukoharjo akan menyosialisasikan rencana pembangunan JLT kepada warga terdampak jalur tersebut termasuk menyosialisasikan pembebasan lahan.

Dalam pembebasan lahan ini, Pemkab menggandeng tim appraisal untuk menghitung nilai lahan dan bangunan. Berapa besarannya, dia mengatakan masih menunggu hasil rapat koordinasi lanjutan yang rencana dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Pemkab Sukoharjo melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Bagian Hukum Setda Sukoharjo.

Selain itu juga melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo. Keterlibatan BPN sangat penting terkait kejelasan status tanah sebelum dibebaskan, apakah itu milik pribadi, yayasan atau lainnya.

Plt. Kepala Dinas PUPR Sukoharjo Bowo Sutopo Dwi Atmojo mengatakan proyek pembangunan JLT akan dijalankan Pemkab Sukoharjo pada tahun ini. Namun pengerjaan dilakukan secara bertahap diawali dengan proses penyiapan lahan.

Pada tahapan ini Pemkab Sukoharjo akan melakukan pembebasan lahan pada jalur yang akan digunakan pembangunan JLT. Pembebasan lahan akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama dimulai dari titik awal JLT yakni Nguter-Paluhombo, Bendosari.

Sedangkan tahap kedua dari Paluhombo, Bendosari-Mojolaban atau sebagian Polokarto yang terhubung dengan proyek nasional jalur lingkar lainnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa mengatakan Pemkab Sukoharjo serius untuk merealisasikan pelaksanaan pembangunan JLT.

JLT ini akan dibangun Pemkab Sukoharjo sebagai pemenuhan kebutuhan infrastruktur sekaligus mengikuti perkembangan meningkatnya volume kendaraan.

“Semua tahapan dilakukan secara cermat dengan melibatkan sejumlah instansi atau pihak terkait,” lanjutnya.