Calon Haji Asal Jaten Karanganyar Meninggal di Madinah

Calhaj Karanganyarberangkat menuju Wisma Embarkasi Haji Donohudan, di Kantor Bupati Katranganyar, Karanganyar, Sabtu (6/7 - 2019). (Istimewa)
09 Juli 2019 19:15 WIB Sri Sumi Handayani Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Seorang calon haji (calhaj) asal Karanganyar, Mudjahid Damanhuri Mangun, 73, meninggal dunia di Madinah, Selasa (9/7/2019) pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 16.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar, Mudjahid tercatat sebagai warga Semenharjo, RT 001/RW 005, Desa Suruhkalang, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.

Kasi Pembinaan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Karanganyar, Sunarno, membenarkan informasi tersebut. "Assalamualaikum, Bapak, tadi pagi jam 10.00 waktu setempat, calon jemaah haji atas nama Mudjahid Damanhuri Mangun nomor RM 1287176, nomor pasport C3070051, alamat Semenharjo RT 001/RW 005, Desa Suruhkalang, Kecamatan Jaten meninggal dunia," tulis Sunarno melalui Whatsapp kepada Solopos.com, Selasa malam WIB.

Mudjahid meninggal dunia di ruang UGD RS King Fahd, Madinah. Mudjahid masuk kloter 4 yang berangkat dari Embarkasi Haji Adi Seomarmo Solo, Minggu (7/7/2019) malam.

"Kami menunggu informasi resmi dari panitia penyelenggara ibadah haji [PPIH] di Embarkasi Haji. Mereka harus mengecek dahulu berkas calon haji. Begitu fixed, kami akan koordinasi dengan personel di Karanganyar. Jadi tidak bisa langsung serta merta mengabari keluarga," ujar dia saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Jenazah Mudjahid akan dikebumikan di Madinah. Menurut Sunarno, hal itu menjadi perjanjian tidak tertulis dengan keluarga apabila keluarga maupun kerabat mereka yang berangkat haji meninggal saat melaksanakan ibadah haji.

"Saat berangkat itu ada riwayat stroke ringan. Tetapi ini kami sedang konfirmasi dengan petugas kesehatan yang mengetahui rekam data kesehatan calon jemaah haji."