Mobil Ambulans Kompres Untung Surapati Kartasura Dirusak Massa Bersenjata

Kaca bagian belakang mobil ambulans Suzuki APV B 1720 SZL inventaris Komunitas Sukarelawan (Kompres) Untung Surapati Kartasura, Sukoharjo, pecah, Rabu (10/7/2019). (Solopos - Iskandar)
10 Juli 2019 16:40 WIB Iskandar/Indah S.W. Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Mobil ambulans milik Komunitas Sukarelawan (Kompres) Untung Surapati Kartasura, Sukoharjo, dirusak massa bersenjata di Kranggan, Wirogunan, Kartasura, Rabu (10/7/2019) dini hari.

Akibatnya, kaca bagian belakang mobil ambulans Suzuki APV dengan berpelat nomor B 1720 SZL ini pecah berantakan. Saksi mata mengatakan para pelaku pengrusakan itu masih muda-muda dan naik kendaraan roda dua tanpa mengenakan helm.

"Sebenarnya beberapa warga yang melihat mau mendekat, tetapi karena mereka yang merusak membawa senjata tajam dan ada yang membawa benda seperti senjata api, warga tidak berani mendekat,” ujar salah satu warga setempat yang mengaku saat kejadian berada di lokasi, Ari Mumpuni, kepada wartawan, Rabu.

Menurut dia, pengrusakan mobil ambulans itu terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Selain merusak mobil ambulans massa yang berjumlah sekitar 10 orang juga menggedor-gedor beberapa rumah warga.

Sepengetahuan Ari, rombongan anak-anak muda itu ada yang datang dari arah timur atau arah Kartasura. Beberapa dari mereka naik kendaraan berboncengan dengan mesin diraung-raungkan hingga nyaring bunyinya.

Terpisah, anggota sukarelawan Untung Surapati Kartasura, Agung, mengaku tak tahu apa yang melatarbelakangi insiden itu. Dia memasrahkan ke kepolisian untuk mengusut kasus ini.

“Ini teman-teman melaporkan kejadian tadi malam ke Polsek Kartasura. Saat ini mobil kami bawa ke Mapolsek Kartasura untuk barang bukti. Di dalam ambulans juga didapati beberapa bambu panjang yang diduga digunakan untuk memecah kaca,” ujar dia di Mapolsek Kartasura.

Ditanya motif di balik peristiwa pengrusakan tersebut dia juga mengaku tak tahu. Dia menduga pengrusakan mobil ambulans kemungkinan akibat salah sasaran.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengatakan masih mendalami kasus pengerusakan ini. "Kami masih mencari tahu siapa pelakunya dan motifnya apa. Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan," katanya.