Pilkada 2020: Dirasionalisasi, Usulan Anggaran KPU Sukoharjo Malah Naik Rp4 Miliar

Warga menggunakan hak pilihnya untuk memilih calon pemimpin. (dok)
11 Juli 2019 06:00 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo merevisi usulan anggaran penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Semula KPU mengusulkan anggaran Rp24 miliar, namun diubah menjadi Rp28 miliar atau naik Rp4 miliar.

Kenaikan itu usulan anggaran itu setelah KPU Sukoharjo melakukan rasionalisasi. “Awalnya, kami mengajukan anggaran Rp24 miliar untuk Pilkada 2020. Namun setelah dirasionalisasi, kebutuhan anggaran justru naik menjadi Rp28 miliar,” kata Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda tanpa memerinci lebih jauh kebutuhan anggaran tersebut saat dijumpai wartawan, Rabu (10/7/2019).

Saat ini komunikasi secara intensif terus dilakukan KPU bersama tim anggaran Pemkab Sukoharjo. Komunikasi juga terkait rasionalisasi anggaran untuk Pilkada 2020.

Pada prinsipnya, Nuril menyampaikan Pemkab siap mem-backup anggaran yang diperlukan untuk Pilkada 2020. Dari proses komunikasi yang telah dilakukan, kata Nuril, KPU masih perlu menyempurnakan beberapa hal termasuk ihwal penghematan anggaran pilkada.

Setelah itu, KPU tinggal menunggu waktu untuk mempresentasikan kepada Desk Pilkada Pemkab sekaligus DPRD setempat. “Naiknya kebutuhan anggaran itu lebih terkait status adhoc. Sama-sama penyelenggara pemilu, antara KPU dan Bawaslu [Badan Pengawas Pemilu] jangan sampai terjadi perubahan signifikan,” katanya.

Rasionalisasi lainnya terkait pertimbangan bahwa maksimal calon dalam Pilkada mendatang sebanyak tiga pasangan. Hal itu berdasarkan gambaran jumlah kursi partai politik di DPRD yang ada.

KPU juga mengantisipasi pencalonan dari jalur independen. Disinggung soal tahapan Pilkada, Nuril mengaku saat ini masih perlu uji publik terkait Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur masalah Pilkada.

Setelah uji publik, masukan dari masyarakat akan digunakan untuk menyempurnakan PKPU. “Akhir bulan ini lah sudah keluar PKPU Pilkada yang akan dijadikan acuan KPU daerah yang menggelar Pilkada,” katanya.