Pikap Hantam Tembok Sebelum Masuk Selokan Jl A Yani Solo

Kondisi mobil pikap Isuzu Panther warna putih ringsek setelah menabrak pagar warga di Jl. Ahmad Yani Tirtoyoso, Banjarsari, Solo, Jumat (12/7 - 2019) malam. (Solopos/Tri Rahayu)
12 Juli 2019 23:50 WIB Tri Rahayu Solo Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jl. Ahmad Yani Tirtoyoso RT 004/RW 013, Banjarsari, Solo, tepatnya di depan Kantor Perum DAMRI Solo, Jumat (12/7/2019) pukul 22.45 WIB, menyebabkan mobil pikap ringsek. Mobil itu sempat menabrak tembok pagar hingga remuk sebelum masuk ke selokan.

Peristiwa itu bermula saat mobil pikap berpelat nomor AD 1810 KH yang dikemudikan Sela, warga Ngemingan RT 003/RW 001, Jebres, Solo, melaju dari arah barat ke timur. Saat itu Sela tidak sendirian tetapi ditemani anak laki-lakinya, Wilson, 28. Sesampainya di lokasi kejadian, Sela seperti tidak sadar hendak menabrak median jalan di jalur itu. Ia banting setir ke kanan hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.

“Dari arah berlawanan ada mobil juga dan sempat menyerempet tetapi mobilnya langsung terus jalan. Tapi mobil pikap itu langsung masuk ke drainase dan menghantam pagar rumah warga,” ujar Koordinator Lapangan Satuan Polisi Pamong Praja Solo Yudi Susilo saat berbincang dengan Solopos.com di sela-sela evakuasi mobil, Jumat malam.

Yudi mengatakan korban langsung dilarikan ke RS dr. Oen Kandangsapi, Solo [sebelumnya ditulis RS Moewardi). Sementara itu mobil korban dievakuasi dengan bantuan tim dari MD derek Makamhaji, Sukoharjo. Sejumlah sukarelawan BPBD Solo dan Sukarelawan kemanusiaan lainnya ikut membantu evakuasi.

Tim Satlantas Polresta Solo juga ikut mengamankan pelaksanaan evakuasi. Warga Tirtoyoso, Prihatin, 34, mengatakan pagar yang dihantam mobil pikap itu milik Mbah Sri Muji Rahayu. Pagarnya remuk, tepatnya di sebelah barat rumah Mbah Sri.

“Korbannya selamat dan hanya luka pada bagian hidung,” katanya.

Sementara itu, Sela terbaring di ranjang Instalasi Gawat Darurat RS dr. Oen Kandangsapi ditemani anaknya. Wilson tidak terluka tetapi kaki kanan Sela patah. Bagian hidung terdapat bekas darah.

“Saya tidak tahu. Jalannya gelap. Saya tahunya jalan lurus tapi tahu-tahu sudah terperosok ke drainase. Saat mobil hantam pagar itu, kami berdua masih di dalam mobil. Kemudian kami dievakuasi dan dilarikan ke IGD ini,” ujar Sela.