Pengendara Motor Tiba-Tiba Kejang dan Meninggal di SPBU Kebakkramat Karanganyar

Petugas membawa jenazah pria yang meninggal di SPBU Kebakkramat ke RSUD Kabupaten Karanganyar, Senin (11/7 - 2019). (Istimewa)
15 Juli 2019 18:15 WIB Wahyu Prakoso Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Seorang pria asal Tulungagung, Jawa Timur, bernama Achmad Noor Cholis, 58, tiba-tiba kejang dan meninggal secara mendadak di teras musala SPBU Dusun Dawung, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Senin (15/7/2019).

Informasi yang dihimpun Solopos.com, pria asal Dukuh Bancaan RT 003 RW 003, Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Tulungagung, yang mengendarai sepeda motor berpelat nomor AG 6774 RCK itu sedang mengisi bahan bakar di SPBU tersebut pukul 10.30 WIB.

Setelah mengisi bahan bakar, Achmad memarkirkan sepeda motor itu di area parkir SPBU lalu menuju teras musala dan duduk menghadap selatan berdekatan dengan karyawan SPBU, Karsono, 36.

Karsono sempat bertanya tujuan perjalanan Achmad. Lalu Achmad menjawab hendak ke tempat anaknya di Solo. Tidak berselang lama Achmad menuju toilet lalu duduk di tempat semula.

Karsono bertanya dari mana Achmad berasal. Achmad menjawab dari Tulungangung. Kemudian Karsono melanjutkan menyiram tanaman di sebelah barat musala.

Sekitar 20 menit menyiram tanaman, Karsono melihat Achmad dalam posisi telentang membujur ke utara dan napasnya tersengal-sengal serta mengeluarkan busa dari hidung dan mulut.

Achmad lalu melaporkan kejadian tersebut kepada karyawan SPBU, Kusuma Astuti, 31, yang berada di kantor SPBU. Mereka kembali mendekati Achmad yang masih tergeletak dan tersengal-sengal.

Kusuma Astuti kemudian menghubungi rumah sakit Indosehat dan Polsek Kebakkramat pukul 11.30 WIB. Kapolsek Kebakkramat, AKP Sutami, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Gatot Catur Efendi, menjelaskan Achmad meninggal di SPBU.

Sesuai hasil pemeriksaan tim dokter dari Puskesmas Kebakkramat 1, penyebab kematian Achmad diduga kelelahan dan mengalami serangan jantung. “Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Kejadian tersebut murni akibat serangan jantung. Pembuluh darah korban pecah. Jenazah kami amankan di RSUD Karanganyar,” katanya kepada Solopos.com.