Sebut Penyelidikan Bukan Konsumsi Media, Kapolresta Solo Jamin Transparansi Kasus Tabrak Lari Flyover Manahan

Momen sesaat sebelum mobil warna silver menabrak sepeda motor di Flyover Manahan, Solo, Senin (1/7 - 2019) dini hari yang terekam kamera CCTV.
17 Juli 2019 16:40 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menjamin transparansi  kasus tabrak lari flyover Manahan Solo, meski penyelidikan kasus itu disebutnya bukan untuk konsumsi media.

Lebih dari dua pekan, pelaku tabrak lari di Flyover Manahan pada Senin (1/7/2019) yang menyebabkan Retnoningtri, 54, warga Slembaran, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan belum terungkap. Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, menjamin penyelidikan kasus itu mendapat penanganan serius dari kepolisian.

“Penyelidikan kepolisian kami tidak bisa mengungkapkan ke media, itu bukan konsumsi media, justru dapat menyulitkan kegiatan kami. Tapi saya memberikan kepastian dan jaminan penanganan kasus ini transparan dan secepat mungkin,” ujar Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, saat dijumpai wartawan di Mapolresta Solo, Rabu (17/7/2019).

Kapolresta Solo menegaskan telah ada progress dan perkembangan signifikan untuk meyakinkan kepolisan untuk menangkap pelaku tabrak lari flyover Manahan Solo itu.

Menurutnya, saksi-saksi yang mengetahui kejadian dan saksi-saksi yang menolong korban yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra berpelat nomor AD 2499 ES itu.

“Akun media sosial saya sering menerima pertanyaan seputar kasus tabrak lari di flyover itu. Sering saya ditanya kenapa polisi tidak segera menangkap padahal sudah jelas-jelas diketahui. Saya sampaikan, semuanya sedang kami proses intensif dan ada hal-hal teknis yang tidak bisa kami sampaikan ke masyarakat maupun media. Kami hanya meminta doa dari masyarakat agar pelaku segera dapat kami tangkap,” ujarnya.

Ia menegaskan penyelidikan telah mengarah ke pelaku tabrak lari yang diduga mengendarai mobil Toyota Yaris itu.