Harga Cabai di Pasar Nglano Karanganyar Tembus Rp80.000 Per Kg

Pedagang sayur, Luluk, 48, menunggui dagangannya di Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Rabu (17/7/2019). (Solopos - Wahyu Prakoso)
18 Juli 2019 07:00 WIB Wahyu Prakoso Karanganyar Share :

Solopos.com, KARANGANYAR -- Harga cabai rawit merah di Pasar Nglano, Tasikmadu, Karanganyar, mencapai Rp80.000 per kilogram (kg), Rabu (17/7/2019). Kenaikan harga tersebut membuat pembeli mengurangi jumlah belanja cabai.

Salah satu pedagang sayuran di Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Luluk, 48, menjelaskan harga cabai rawit merah naik Rp4.000 hingga Rp8.000 per hari. Kenaikan harga cabai mengakibatkan turunnya jumlah belanja konsumen.

"Sejak pekan lalu ada penurunan daya beli konsumen. Yang biasa beli setengah kilogram, belinya jadi dua ons. Biasanya saya bisa menjual empat kilogram cabai, sejak harga cabai naik signifikan saya hanya bisa menjual tiga kilogram cabai rawit merah per hari," katanya kepada Solopos.com saat ditemui di lapaknya, Rabu.

Dia menjelaskan Selasa (16/7/2019) lalu ia menjual cabai rawit merah Rp75.000 per kilogram. Sedangkan pada Rabu ia menjual Rp80.000 per kilogram.

"Saya ambil cabai dari Karangpandan. Dari pemasok harga cabai sudah tinggi. Mungkin banyak petani yang gagal panen. Semua jenis cabai harganya naik," ungkapnya.

Dia menjelaskan kenaikan harga juga terjadi pada komoditas lain, seperti tomat dan mentimun. Pekan lalu Luluk menjual tomat Rp5.000 per kilogram dan Rp7.000 per kilogram. Sedangkan harga timun pada pekan lalu Rp8.000 per kilogram dan Rp10.000 per kilogram.

Senada dengan Luluk, pedagang lainnya di Pasar Jungke, Danang Jaya, 35, mengatakan kenaikan harga cabai merah mencapai Rp10.000 per kilogram dibanding pekan lalu. Pada Rabu ia menjual cabai rawit merah Rp75.000 per kilogram. Sedangkan pekan lalu ia menjual Rp65.000 per kilogram.

"Hampir semua jenis cabai harganya naik. Harga paling tinggi cabai rawit merah. Akibatnya banyak pedagang tidak menjual cabai karena modalnya banyak," katanya.

Dia menjelaskan pembeli memang mengurangi belanja cabai. Namun, karena yang menjual cabai berkurang di Pasar Jungke ia masih dapat menjual sebanyak 60 kilogram dari semua jenis cabai per hari.

"Harga mentimun dan tomat baik sejak pekan lalu. Saya menjaul mentimun Rp9.000 per kilogram. Pekan lalu saya masih jual Rp7.000. Sedangkan tomat saya jual Rp10.000. pekan lalu masih Rp8.000 per kilogram," ujarnya.