Hindari Motor Beronjong, Truk Boks Nyemplung ke Parit di Taraman Sragen

Truk boks pengangkut makanan ringan masuk ke parit di pinggir jalan Sragen-Gemolong, kawasan Taraman, Sidoharjo, Sragen, Sabtu (20/7 - 2019). (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)
20 Juli 2019 13:30 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Truk boks bermuatan jajanan mengalami kecelakaan tunggal di ruas jalan Sragen-Gemolong, tepatnya di kawasan Taraman, Sidoharjo, Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (20/7/2019) dini hari. Truk masuk ke parit dengan kedalaman sekitar 2,5 meter.

Kecelakaan di Sragen itu bermula ketika truk boks dengan nomor polisi H 3991 LY yang disopiri Fathurrozi Wahyudi, 45, mengantar dagangan berupa aneka makanan ringan dari Semarang menuju Kediri. Truk melaju dengan kecepatan tinggi di jalan yang relatif lengang.

Sesampainya di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB, sebuah sepeda motor dengan beronjong melaju dari arah berlawanan. Tanpa memberi isyarat lampu sein, tiba-tiba pengendara motor beronjong tersebut berbelok ke kanan.

Sontak hal itu membuat Wahyudi kaget dan meresponsnya dengan membanting setir ke kanan. Lantaran sopir hilang keseimbangan, truk boks itu mengalami kecelakaan dengan terperosok ke dalam parit di Taraman Sragen. Separuh dari badan truk boks bagian depan masuk parit, sementara bagian belakang masih berada di bahu jalan.

"Kejadiannya begitu cepat. Untuk menghindari tabrakan, saya banting setir ke kanan. Malah jadinya seperti ini. Setelah itu saya keluar dari truk. Saya bermaksud minta pertanggungjawaban pengendara motor berberonjong itu, tapi dia sudah kabur," terang Wahyudi saat berbincang dengan solopos.com di lokasi.