Bus Rombongan Pelayat Terperosok di Tikungan Banyurip Jenar Sragen

Bus bermuatan belasan pelayat terposok di tikungan Dukuh Gobang, RT 004/RW 001, Desa Banyurip, Jenar, Sragen, Senin (22/7/2019). (Istimewa - ICWS)
22 Juli 2019 17:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Minibus berpenumpang belasan orang asal Sambungmacan terporosok masuk selokan sedalam 1,5 meter di tikungan Dukuh Gobang RT 004/RW 001, Desa Banyurip, Jenar, Sragen, Senin (22/7/2019) pagi. 

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Bus tersebut dievakuasi beramai-ramai oleh warga setempat selama 30 menit. Seorang warga Gobang RT 005/RW 001, Desa Banyurip, Jenar, Sragen, Agus Nugroho, 37, menyampaikan bus itu belum sampai terguling tetapi hanya terperosok karena tidak kuat menaiki tanjakan. 

Dia menjelaskan rombongan itu hendak melayat ke Dukuh Kedu, Banyurip. “Saat perjalanan berangkat sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi tidak mengetahui setelah tikungan ada tanjakan. Sepertinya sopir bus tidak terbiasa lewat jalan itu sehingga tidak siap-siap saat jalan menanjak. Jadi bus sempat menanjak sedikit lalu mundur ke belakang dan akhirnya terperosok ke selokan pinggir jalan di tikungan jalan,” katanya.

Lokasi tersebut berjarak 2 km arah timur dari Pasar Banyurip, Jenar. Dia mengatakan warga Banyurip sudah hafal jalannya sehingga tidak pernah terjadi kecelakaan dan kondisi jalan sudah cor beton halus.

Bayan Gobang Banyurip, Lagiyono, mengatakan penumpang bus itu sekitar 19 orang. Kejadiannya sekitar pukul 08.30 WIB dan bisa dievakuasi warga pukul 09.00 WIB. 

“Tidak terguling hanya mblorot dan roda masuk ke selokan sedalam 1,5 meter. Itu selokan pinggir jalan yang awalnya dangkal tetapi karena tanahnya tergerus air hujan menjadi dalam,” tambahnya.

Sehari sebelumnya, Minggu (21/7/2019), laka tunggal juga terjadi di Jalan Jenar-Banyurip, tepatnya di tikungan punden Kedono-Kedini. Seorang warga Jenar, Maryono, menyampaikan ada truk bermuatan tebu terguling di tikungan Kedono-Kedini itu. 

“Truk itu melaju dan goyang-goyang hingga akhirnya terguling saat berpapasan dengan truk lain dari arah berlawanan. Kejadian Minggu sekitar pukul 14.00 WIB. Di kanan dan kiri jalan memang agak menjorok dengan kedalaman 2 meteran. Tidak ada korban dan truk bisa dievakuasi hari itu juga,” ujar Maryono.