Tragis, Kakek-Kakek Sragen Meninggal Tersetrum Jebakan Tikus

ilustrasi kesetrum. (Solopos/Dok)
24 Juli 2019 20:35 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Maksud hati ingin memberantas tikus dengan jebakan listrik, kakek-kakek asal Sragen justru meninggal karena kesetrum jebakan tersebut.

Nasib tragis itu dialami Purno Dimejo, 70, warga Dukuh Jipanan, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Purno tersengat aliran listrik hingga mengembuskan napas terakhir, Rabu (24/7/2019).

Awalnya, Purno Dimejo yang kesal dengan banyaknya tikus yang menyerang tanaman padi miliknya memasang jebakan tikus listrik untuk membasmi tikus-tikus tersebut. Namun, perangkat jebakan tikus itu ternyata tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Ia pun bermaksud memperbaiki perangkat jebakan tikus itu. Nahas, ia justru tersetrum aliran listrik bertegangan tinggi.

“Kejadiannya sekitar pukul 11.30 WIB. Ceritanya itu dia ingin membenahi jaringan listrik untuk perangkap tikus. Mungkin karena kurang hati-hati, dia malah tersengat aliran listrik hingga meninggal dunia,” jelas Kepala Desa (Kades) Jambanan, Sugino Welly, kepada Solopos.com.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung beramai-ramai mendatangi ke lokasi. Jajaran Polsek Sidoharjo bersama petugas medis dari puskesmas setempat juga datang untuk memeriksa kondisi tubuh korban.

Berdasarkan pemeriksaan fisik, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan. Polisi menyimpulkan penyebab kematian korban murni karena tersetrum aliran listrik.

Hal itu dibuktikan dengan adanya beberapa luka bakar di tubuh Purno. Selanjutnya, jenazah Purno dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.