Pemindahan Jenazah Makam Mojo Tunggu Perintah Wali Kota Solo

Makam Bong Mojo, Jebres, Solo. (Solopos - Dok)
25 Juli 2019 11:10 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO - Proses pemindahan jenazah di Makam Mojo sisi timur, Jebres, Solo, belum bisa dilakukan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Solo. Eksekusi pemindahan jenazah masih menunggu perintah dari Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo.

Kasi Permakaman Umum Bidang Kawasan Permukiman Disperum KPP Solo, Sawaras Budi Kusumo, mengatakan pihaknya masih menunggu ahli waris agar memindahkan jenazah keluarga yang dimakamkan di Makam Mojo sisi timur. Pihaknya masih memberikan waktu lagi untuk ahli waris untuk memindahkan jenazah hingga akhir Juli.

“Kami masih belum bisa memindahkan jenazah yang dimakamkan di Makam Mojo sisi timur. Rencananya memang kami akan melakukan eksekusi tahap pertama pada Juli ini. Namun kami masih memberi kesempatan ahli waris agar memindahkan jenazah,” jelas Sawaras kepada Solopos.com Rabu (24/7/2019).

Selain mengharapkan agar jenazah dipindahkan oleh ahli waris, pihaknya masih menunggu perintah dari Wali Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo untuk melakukan eksekusi. Selama menunggu perintah tersebut, Sawaras berencana untuk kembali memasang banner pemberitahuan di lokasi Makam Mojo sisi timur.

“Kami masih menunggu perintah dari Wali Kota juga. Kami perpanjang tenggang waktu hingga Juli akhir. Kalau sampai waktu ketentuan tidak ada yang memindah, kami akan melakukan eksekusi pada Agustus. Kami akan membersihkan di Agustus,” imbuh dia.

Terkait konfirmasi jumlah jenazah yang berada di Makam Mojo sisi Timur, Sawaras mengaku sudah mendapatkan data dari Thiong Thing. Menurutnya, jumlah jenazah terbanyak ada di Makam Mojo sisi barat.

“Sampai saat ini pihak PMS masih belum memberikan keterangan. Tapi kalau dari Thiong Thing, mereka bilang kalau jumlahnya yang ada di Makam Mojo sisi timur masih sama dengan data yang kami miliki. Jumlahnya tetap ada 190 badan,” bebernya.

Sebelumnya, Disperum KPP Solo menargetkan lahan Makam Mojo sisi timur dapat bersih dari jenazah tahun ini. Pihaknya juga menegaskan proses pemindahan jenazah tahap pertama akan dilakukan di bulan Juli. Jumlah jenazah yang akan dipindahkan di tahap pertama sejumlah 81 mengacu pada kecukupan alokasi anggaran tahap pertama sejumlah Rp188 juta.

Pengawas Makam Mojo, Totok Suryanto, mengatakan hingga Senin (8/7/2019) dia belum mendapatkan informasi terkait tanggal pasti pengangkatan jenazah di Makam Mojo sisi timur. Lahan yang rencananya akan digunakan untuk proyek RSUD Jebres tersebut menurutnya masih terdapat ratusan jenazah di dalamnya.

“Hingga saat ini saya masih belum mendapatkan informasi terkait hari pastinya akan dilakukan eksekusi pengangkatan jenazah. Saya masih menunggu informasi lanjutan dari Disperum KPP terkait perincian pemindahan jenazah,” jelasnya.