Pegawai Diduga Korupsi Dana Nasabah BKK Tawangsari Sukoharjo Diberhentikan Sementara

ilustrasi korupsi. (Solopos/Whisnu Paksa)
25 Juli 2019 15:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Manajer PT BKK Jateng Cabang Sukoharjo Sumardi mengungkapkan oknum pegawai yang diduga menggelapkan dana simpanan nasabah lembaga perbankan tersebut kini telah diberhentikan sementara.

Sumardi tak mengungkap identitas pegawai dimaksud. Namun, menurut dia, oknum pegawai itu pernah menjabat di BKK Unit Tawangsari kemudian menjadi anggota staf sebelum akhirnya diberhentikan sementara.

Sumardi telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo. "Kaitan dengan ini, semua surat dan data sudah diberikan ke Kejari dan telah ditangani Kejari. Nasabah tak perlu resah terkait tabungan karena sudah diidentifikasi oleh Kejari Sukoharjo terkait dana nasabah," kata Sumardi, Rabu (24/7/2019).

Nasabah BKK unit Tawangsari rata-rata berasal dari UKM dan petani. Mereka telah dipanggil penyidik kejaksaan untuk dimintai keterangan terkait dana tabungan yang raib. Namun, Sumardi menekankan semua itu masih menunggu proses hukum.

Sumardi mengetahui penyelewengan dana nasabah ini belum lama. Penyelewengan dana nasabah itu dia pastikan tidak menggangu kinerja BKK.

"Oknum tersebut memang pernah menjabat sebagai staf dan sekarang telah diberhentikan sementara," jelasnya.

Sebelumnya, Kejari Sukoharjo langsung melakukan penyelidikan begitu mendapat laporan dari Sumardi ihwal dugaan korupsi dana nasabah dan kredit fiktif di BKK Jateng Unit Tawangsari. Dugaan awal kerugian akibat kasus ini mencapai Rp5 miliar.

Kejari sudah menaikkan status penanganan kasus ini dari penyelidikan menjadi penyidikan namun belum ada penetapan tersangka. Sementara itu beberapa nasabah BKK unit Tawangsari yang diperiksa Kejari mengaku kehilangan dana tabungan hingga puluhan juga rupiah.

Para nasabah yang mayoritas petani dan UMKM ini rutin menyetorkan tabungan ke pegawai BKK unit Tawangsari namun tidak semua uang yang mereka setor di-input oleh petugas itu ke dalam sistem komputer bank.