Kisah Calhaj Pati Meninggal di Masjidil Haram Makkah Tepat Setelah Umrah

Jemaah calon haji melakukan towaf atau mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram, Mekkah, Selasa (14/8 - 2018). (Solopos/Syifaul Arifin)
26 Juli 2019 15:05 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Calon haji (calhaj) asal Kayen RT 007/RW 004, Pati, Tatik Rahayu Maskad, 54, meninggal setelah menjalani ibadah umrah di Masjidil Haram Makkah, Kamis (25/7/2019). Tatik mengalami serangan jantung sebelum mengembuskan napas terakhir.

Tatik Rahayu Maskad berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi Solo bersama kloter 59 pada Rabu (24/7/2019) pada pukul 07.10 WIB. Kasubag Penerangan Humas dan Protokol Asrama Haji Donohudan, Agus Widakdo, mengatakan Tatik meninggal selang satu hari setelah berangkat ke Arab Saudi.

“Untuk data terbaru saat ini terdapat satu lagi calon haji yang meninggal. Berdasarkan informasi yang kami terima, jemaah Tatik Rahayu Maskad meninggal disebabkan oleh serangan jantung. Meninggal di Masjidil Haram,” ucap Agus Widakdo kepada solopos.com, Jumat (26/7/2019).

Dia menambahkan Tatik mengalami serangan jantung tepat setelah menjalankan ibadah umrah di Masjidil Haram. Tatik menjadi calhaj kelima yang meninggal saat menjalankan ibadah haji yang disebabkan serangan jantung.

“Tatik meninggal tepat setelah menjalani ibadah umrah. Dia meninggal karena serangan jantung di Masjidil Haram. Jenazah Tatik akan langsung dimakamkan di Arab Saudi. Tepatnya di Sharayya, Makkah,” kata dia.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh solopos.com, hingga Jumat jumlah calhaj asal Embarkasi Solo meninggal di Tanah Suci sejumlah lima orang dan satu calhaj meninggal di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.