Mahasiswi Tertabrak Truk di Puskesmas Mojosongo Boyolali Dapat Gelar Sarjana dari UNS Solo

Irza Laila Nur Trisna Winandi (dilingkari). (Istimewa)
26 Juli 2019 18:15 WIB Tamara Geraldine Boyolali Share :

Solopos.com, SOLO -- Irza Laila Nur Trisna Winandi, mahasiswi yang meninggal dunia akibat tertabrak truk di Puskesmas Mojosongo, Boyolali, Kamis (25/7/2019), mendapat gelar sarjana dari almamaternya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho, mengatakan korban merupakan mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) FKIP UNS Solo.

“Sebagai bentuk penghargaan dari UNS, almarhumah akan diwisuda pada 24 Agustus mendatang. Almarhumah merupakan mahasiswa yang tergolong memiliki prestasi dengan Indeks Prestasi [IP] 3,38. Irza pada pagi itu akan menempuh ujian skripsi,” ujar Jamal saat dihubungi Solopos.com, Jumat (26/7/2019).

Jamal mengimbau kedua orang tua hadir untuk menerima ijazah Sarjana Pendidikan (SPd) atas nama Irza. “Ini bentuk penghargaan dari UNS untuk almarhumah dan keluarga. UNS juga sudah membebaskan biaya perkuliahan jika almarhumah masih memiliki tanggungan pembayaran,” ujarnya.

Saat kejadian, Irza baru saja mengantar ibunya, Dwi Yani Merbawaningrum, ke puskesmas untuk berpamitan mengantar Irza menempuh ujian skripsi.

“Sesaat setelah berpamitan, keduanya hendak meninggalkan puskesmas berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun baru mau keluar halaman, truk itu tiba-tiba masuk ke area puskesmas dan menabrak mereka berdua. Dia pergi dalam langkah menuntut ilmu. Semoga dia khusnul khotimah,” ujarnya.