Kabar Duka, Kepala Disparbudpora Klaten Meninggal Dunia

Para pelayat menghadiri upacara pemakaman Kepala Disparbudpora Klaten, Pantoro, 58, di Perumahan Sobayan RT 001/RW 013, Sobayan, Pedan, Sabtu (27/7/2019). (Solopos - Ponco Suseno)
27 Juli 2019 18:40 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Pantoro, 58, meninggal dunia, Jumat (26/7/2019) pukul 21.45 WIB.

Pantoro meninggal dunia akibat penyakit liver yang dideritanya sejak beberapa waktu lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Pantoro meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Sarjito Jogja, Jumat (26/7/2019) pukul 21.45 WIB.

Pantoro meninggalkan seorang istri, dua anak, dan tiga cucu. Jenazah Pantoro dimakamkan di tempat permakaman umum (TPU) Muludan, Brangkal, Karanganom.

Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Perumahan Sobayan RT 001/RW 013, Sobayan, Pedan, Sabtu (27/7/2019) pukul 13.00 WIB. “Kami sangat kehilangan sosok almarhum [Pantoro] yang selalu siap menjalankan tugas kedinasan. Semoga [almarhum] husnul khatimah, diampuni semua dosanya dan dimasukkan ke surga-Nya,” kata Bupati Klaten, Sri Mulyani, di sela-sela upacara pemakaman di rumah duka di Sobayan, Pedan, Sabtu.

Salah satu tokoh agama Klaten, Syamsudin Asyrofi, mengenal sosok Pantoro sebagai pribadi yang baik. Syamsudin Asyrofi yang juga pernah menjabat sebagai ketua Dewan Pendidikan Klaten dua kali tersebut mengaku sangat mengenal sosok Pantoro.

Sebelum menjabat sebagai Kepala Disparbudpora, Pantoro, dikenal sebagai kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten. “Sosoknya sedikit bicara, selalu menghormati yang tua dan selalu membangun persaudaraan dengan yang muda [saat Pantoro masih hidup],” kata Syamsudin Asyrofi yang saat ini menjabat sebagai ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Klaten itu.