Presiden Jokowi Dukung Gibran dan Kaesang Terjun ke Politik

Gibran Rakabuming Raka (kiri) bersama ibunda, Iriana; istri, Selvi Ananda; dan anaknya, Jan Ethes, saat berjalan-jalan di Solo Paragon Mall, Sabtu (27/7/2019) malam. (Solopos - Kurniawan)
28 Juli 2019 00:00 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung anaknya, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, terjun ke dunia politik, termasuk dalam kontestasi Pilkada Solo tahun depan.

Hal itu terungkap saat mereka diwawancarai wartawan di sela-sela jalan-jalan di Solo Paragon Mall, Banjarsari, Solo, Sabtu (27/7/2019) malam. Mereka ditemani Iriana, istri Jokowi; Selvi Ananda, istri Gibran, dan Jan Ethes.

“Ya senang-senang saja [Gibran masuk survei cawali Solo]. Tapi sekali lagi, Mas Gibran dan Mas Kaesang itu harus mandiri lah. Saya serahkan sepenuhnya kepada mereka. Yang namanya orang tua kan seperti itu,” tutur Jokowi.

Kendati santer menjadi buah bibir beberapa hari terakhir, menurut dia, belum ada partai politik (parpol) yang datang kepada dirinya untuk meminang Gibran. “Ndak ada, ndak ada yang menyampaikan,” sambung dia.

Penuturan senada disampaikan Gibran saat diwawancarai awak media. Dengan gayanya yang khas, anak sulung Jokowi itu mengapresiasi warga Solo yang telah mendukung dirinya untuk maju sebagai cawali Solo di Pilkada 2020.

Wacana dirinya maju sebagai cawali Solo disikapi secara demokratis oleh orang tuanya. Tapi Gibran belum menyatakan apakah akan maju sebagai cawali Solo atau tidak. Apalagi KPU belum membuka pendaftara calon.

“Gini loh, pada intinya di keluarga saya bapak-ibu itu sangat demokratis. Dari dulu prinsip saya harus mandiri. Jadi pengusaha harus mandiri, kalau pun nanti jadi politikus ya harus mandiri. Bapak tidak pernah memaksa,” urai dia.

Menurut Gibran, dirinya punya hak untuk menimbang dan memutuskan setiap langkahnya. Kedua orang tuanya tidak pernah mengarahkan dirinya harus ke mana. “Bapak tak pernah mengarahkan saya,” imbuh dia.

Lebih jauh, dia mengaku tetap fokus menjalani hari-harinya sebagai pengusaha kuliner, termasuk melakukan ekspansi bisnis. Sedangkan saat ditanya apakah sudah ada parpol yang melakukan pendekatan untuk mencalonkan dirinya sebagai cawali Solo, Gibran tak mau menjawab. 

“Dah, itu dulu, nanti lagi,” ucap dia sembari berjalan menjauh.

Nama Gibran dan Kaesang Pangarep ramai menjadi pembicaraan publik beberapa hari terakhir lantaran masuk dalam figur potensial cawali Solo hasil riset yang dilakukan Laboratorium Kebijakan Publik Unisri Solo awal Juli 2019.

Survei dilakukan terhadap 766 responden di 96 lokasi berbeda di Kota Bengawan. Menariknya, tingkat popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas Gibran berkejaran dengan kandidat cawali lainnya, Achmad Purnomo.

Gibran bahkan mengungguli figur-figur potensial cawali lain seperti Teguh Prakosa (Ketua DPRD Solo), Ravik Karsidi (eks Rektor UNS), Gus Karim (guru ngaji Jokowi), Her Suprabu (pengusaha travel haji), dan tokoh-tokoh lain.