54 SD di Sragen Direhab Tahun 2019, Tahun Depan Diusulkan 20 SD Lagi

Ilustrasi Sekolah Dasar (Solopos - Whisnupaksa)
28 Juli 2019 17:30 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 54 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sragen bakal digelontor bantuan rehab ruang kelas dengan dana senilai Rp15,86 miliar dari dana alokasi khusus (DAK) pendidikan pada 2019. Disdik mengusulkan perbaikan 20 SD lagi pada tahun depan.

Kasi Sarana dan Prasarana Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Setyo Utomo, mengatakan saat ini masing-masing sekolah dalam proses pencairan dana tahap I sebesar 25% atau setara Rp3,7 miliar. Masing-masing SD mendapat alokasi dana yang berbeda-beda.

Perbedaan anggaran tersebut berdasarkan jumlah ruang kelas yang bakal direhab. “Itu semua tergantung pengajuan dari masing-masing sekolah. Ada yang hanya mengajukan rehab untuk satu ruang kelas, tapi ada juga yang mengajukan sampai enam kelas. Masing-masing kelas rata-rata mendapat Rp190 juta. Itu untuk pembangunan fisik kelas hingga perabotan seperti meja dan kursi,” terang Setyo Utomo kepada Solopos.com, Jumat (26/7/2019).

DAK pendidikan tersebut akan dicairkan dalam tiga tahap. Pada tahap II, dana yang dicairkan sebesar 45%, sementara pada tahap III sebesar 30%. Pencairan DAK tahap berikutnya bisa dilakukan setelah pekerjaan fisik tahap sebelumnya selesai dan sudah dilaporkan hasilnya kepada Disdikbud Sragen.

Setyo Utomo menjelaskan 54 SD yang akan direhab merupakan usulan pada tahun lalu. Pada tahun ini, Disdikbud Sragen mengusulkan sekitar 20 SD untuk direhab pada tahun depan. Jumlah SD yang bakal itu bisa bertambah atau bisa berkurang tergantung ketersediaan dana dari pemerintah pusat.

“Selain dari DAK, Pemkab Sragen juga menyiapkan anggaran Rp420 juta dari APBD 2019 untuk merehab enam lokal kelas di tiga SD,” papar Setyo Utomo.